Pasien Sembuh Covid-19 di Bali Kembali Lebih Banyak dari Tambahan Kasus Positif

  • Whatsapp

DENPASAR – Setelah dua hari beruntun lebih sedikit, kini kesembuhan pasien positif covid-19 di Bali kembali lebih banyak dari tambahan kasus positif baru, Senin (10/2/2020). Di hari yang sama, juga tidak ada tambahan kasus meninggal dunia.

Berdasarkan data Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Provinsi Bali, pasien sembuh bertambah sebanyak 39 orang transmisi lokal (TL). Hanya terpaut 1 orang, dari tambahan kasus positif baru sebanyak 38 orang TL yang tersebar di 8 kabupaten/kota.

Bacaan Lainnya

Kota Denpasar menjadi penyumbang terbanyak 11 orang, disusul Kabupaten Gianyar 8 orang, Badung 6 orang, Klungkung 5 orang, Buleleng 3 orang, Bangli 3 oang, Karangasem 1 dan Tabanan 1 orang. ”Dengan demikian, secara kumulatif kasus positif covid-19 di Bali berjumlah 3.817 orang,” ujar Sekretaris GTPP Covid-19 Provinsi Bali, Drs. I Made Rentin, AP.M.Si, Senin (10/8/2020).

Sementara, 39 pasien yang dinyatakan sembuh tersebar di 6 kabupaten/kota, dimana Kota Denpasar terbanyak 15 orang, disusul Kabupaten Karangasem 12 orang, Badung 8 orang, Klungkung 2 orang, Gianyar 1 orang dan Bangli 1 orang.

”Jadi total pasien covid-19 di Bali yang telah sembuh berjumlah 3.308 orang (86,66%). Hari ini juga tidak ada tambahan kasus meninggal,” ungkap Rentin seraya menambahkan, kini pasien dalam perawatan berjumlah 460 orang (459 WNI dan 1 WNA) yang berada di 17 rumah sakit dan dikarantina di Bapelkesmas, UPT Nyitdah, Wisma Bima, Hotel Ibis, Hotel Grand Mega dan BPK Pering.

Baca juga :  Jelang Pilkada, Bawaslu Tabanan Ingatkan ASN Hati-hati Bermedsos

Meskipun data kesembuhan pasien Covid-19 mengalami peningkatan, Rentin tak pernah berhenti mengajak semua lapisan masyarakat untuk tetap menjaga diri dan kesehatannya, dengan menerapkan protokol kesehatan dimana dan kapan saja. Karena jumlah angka positif di Bali semakin didominasi transmisi lokal secara komulatif sebanyak 3.424 orang (3.412 WNI dan 12 WNA).

Rentin menambahkan, kesadaran dan partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan untuk menerapkan Protokol Kesehatan sesuai Tatanan Kehidupan Era Baru menuju Masyarakat Bali yang Produktif dan Bebas Covid-19.

”Untuk itu, marilah kita laksanakan Protokol Kesehatan dengan disiplin untuk selalu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak fisik, dan menghindari keramaian,” ajak Kalaksa BPBD Provinsi Bali itu. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.