Panpel Luncurkan Festival Basket Indonesia, Berlangsung di 5 Kota Termasuk Bali

  • Whatsapp
KETUA Pelaksana FIBA Asia Cup Junas Miradiarsyah. foto: dok

JAKARTA – Panitia Penyelenggara (Panpel) pada Selasa (4/1/2022) resmi meluncurkan Festival Basket Indonesia (IBF) yang menjadi rangkaian kejuaraan menuju FIBA Asia Cup yang akan digelar pada 12-24 Juli mendatang.

Ketua Pelaksana FIBA Asia Cup Junas Miradiarsyah mengatakan tujuan dilaksanakannya IBF tidak hanya sebagai ajang untuk mencari talenta-talenta muda Tanah Air, tetapi juga menggelorakan dan memasyarakatkan basket ke seluruh daerah, apalagi Indonesia sebentar lagi akan menggelar FIBA Asia Cup 2022.

Bacaan Lainnya

“Festival Basket Indonesia adalah rangkaian menuju FIBA Asia Cup, mudah-mudahan basket bisa dimasyarakatkan melalui ajang ini. Meski FIBA Asia Cup hanya berlangsung di Jakarta, tapi gaung basket ini ada di seluruh Indonesia,” ujar Junas dalam temu media virtual di Jakarta, Selasa (4/1/2022).

Festival Basket Indonesia, yang merupakan kejuaraan bola basket level usia 19-22 tahun, akan bergulir di lima kota di mana seri pertama akan digelar di Mimika pada 7-11 Januari, dan selanjutnya akan bergeser ke Bali, Surabaya, Yogyakarta, dan Jakarta. “Kami juga berharap bisa menumbuhkan minat dan potensi pemain muda basket masa depan,” kata Junas.

Ia menambahkan, lima kota tersebut dipilih karena beberapa pertimbangan, salah satunya potensi pemain di kota-kota penyelenggara. “Banyak sekali kota-kota potensial, namun karena konsiderasi waktu dan perlu berpikir efektif dan efisien, sehinga kami menetapkan dari sisi potensi pemainnya,” terangnya.

Baca juga :  Waspada Covid-19 Jenis Baru, Larangan Mudik untuk Jaga Nyawa Rakyat

“Kita tahu Mimika, Bali, Surabaya Yogyakarta, Jakarta bisa dibilang kota dengan penyumbang pemain yang cukup besar, memang bukan untuk di timnas, tetapi kalau kita lihat dari liganya sendiri banyak sekali pemain yang berasal kota-kota tersebut,” jelas Junas, seperti dilansir posmerdeka.com dari antaranews.

Terkait dengan situasi jumlah kasus Omicron yang terus bertambah, Junas menyatakan bahwa pihaknya telah bekerja sama dengan pemerintah daerah setempat selaku pihak yang bertanggung jawab dalam pengawasan Covid-19.

“Sampai saat ini semua masih on track. Tapi apabila ada sesuatu terjadi, kami sudah menyiapkan antisipasi, artinya penyelenggaraan tetap berjalan, tapi mekanismenya akan disesuaikan,” pungkas Junas. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.