Pabrik AMDK Gianyar Raih Sertifikat CPPOB

  • Whatsapp
KEPALA BPOM RI, Penny K Lukito, saat mengunjungi pabrik AMDK Gianyar. Foto: ist
KEPALA BPOM RI, Penny K Lukito, saat mengunjungi pabrik AMDK Gianyar. Foto: ist

GIANYAR – Pabrik Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) Tirta Sanjiwani Gianyar di Desa Bukian, Kecamatan Payangan, dikunjungi Kepala BPOM RI, Penny K. Lukito, beserta rombongan, Jumat (5/3/2021) pukul 14.00. Penny dalam kesempatan itu menyampaikan, AMDK Gianyar merupakan satu-satunya produksi AMDK di Indonesia yang mendapatkan sertifikat Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB) dari BPOM RI.

Ia berkata, CPPOB adalah sertifikat pemeriksaan sarana baru menuju cara produksi pangan olahan yang baik. Sertifikat ini diberikan sesuai Peraturan Menteri Perindustrian Nomor: 75/M-IND/PER/VII/2010 tentang Pedoman Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik.

Bacaan Lainnya

Penny mengagumi pabrik AMDK Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PAM) Tirta Sanjiwani Gianyar karena sudah sangat lengkap. ‘’Kualitas alat filtrasinya high teknologi,’’ serunya.

Menurutnya, pembangunan Pabrik AMDK di Gianyar merupakan satu satunya yang menggunakan sumber mata air langsung. Ini akan mendapatkan sumber air yang murni dan lebih segar. ‘’Maka itu sumber mata air harus tetap terjaga kebersihan dan keberlangsungan untuk tetap menjaga kebersihan keterjagaan sumber produksi,’’ pesannya.

Sementara dari kunjungan ini, Dirut PAM TS Gianyar, Made Sastra Kencana, berharap BPOM RI segera mengeluarkan perizinan pusat, di antaranya (SNI, BPOM, Izin Edar dan Halal). Dengan begitu, April bisa diproduksi dan bisa diluncurkan saat HUT Kota Gianyar. ‘’Kita harapkan perizinan bisa segera dikeluarkan, sehingga pada pertengahan April sudah bisa diluncurkan,’’ pungkasnya. adi

Baca juga :  Perpres No. 10/2021 Terbit, Arak, Brem, dan Tuak Bali Sah Diproduksi serta Dikembangkan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.