MATARAM – Politisi senior Partai Golkar, Mesir Suryadi meninggal dunia. Pria kelahiran Sakra tersebut menghembuskan napas terakhir pada Kamis (26/1/2023) malam di klinik Bandara Udara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten saat akan pulang ke Lombok.
Ketua DPRD NTB, mendatangi rumah duka di Jalan Pariwisata 77, Kota Mataram setelah jenazah tiba dari Bandara Soekarno Hatta pada pukul 09.00 Wita, Jumat (27/1/2023). Bagi Isvie, almarhum merupakan tokoh politik yang patut dicontoh.
Mantan Ketua DPD Golkar NTB itu dinilai tegas, berani, dan konsisten dalam memperjuangkan sikap politiknya meski menghadapi berbagai dinamika. Almarhum juga dipuji sebagai salah satu guru politiknya.
“Beliau yang memberi saya peluang dan kesempatan sebagai anggota MPR Utusan Daerah bersama Umi Rauhanun. Waktu itu pilihan pada figur perempuan adalah sejarah di Partai Golkar di NTB, tapi beliau berani menampilkan perempuan di kancah nasional sebagai wakil NTB,” kisah Isvie usai dari rumah duka.
Lebih jauh dia menceritakan, kiprah Mesir selaku politisi dikenal sangat menghargai pandangan dari para juniornya. Karena sikapnya yang demokratis itu pula, sambung Isvie, Partai Golkar merasa sangat kehilangan tokoh besar di NTB.
Isvie, atas nama seluruh kader Golkar dan selaku pimpinan DPRD NTB, mengucapkan duka mendalam atas meninggalnya senior di partai tersebut. Prosesi pemakaman almarhum Mesir Suryadi dilangsungkan di TPU Karang Medain, Kota Mataram.
“Tokoh politik panutan kami, terutama bagi diri saya. Semoga amal ibadahnya diterima oleh Allah SWT, amin. Selamat jalan menuju Ilahi Rabbi,” pungkas mantan Sekretaris DPD Partai Golkar NTB ini. rul
























