Merebaknya Kabar Penculikan Anak hingga Kasus Kue Narkoba, Disdikpora Denpasar Minta Warga Sekolah Tingkatkan Kewaspadaan

DINAS Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kota Denpasar meminta warga sekolah meningkatkan kewaspadaan. Menyusul merebaknya kabar penculikan anak di media sosial hingga munculnya kue berbentuk kukis yang diduga mengandung senyawa narkotika, serta pemberian sesuatu berupa makanan, permen, cokelat, dan barang lainnya kepada siswa dari orang tak dikenal. Foto: tra
DINAS Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kota Denpasar meminta warga sekolah meningkatkan kewaspadaan. Menyusul merebaknya kabar penculikan anak di media sosial hingga munculnya kue berbentuk kukis yang diduga mengandung senyawa narkotika, serta pemberian sesuatu berupa makanan, permen, cokelat, dan barang lainnya kepada siswa dari orang tak dikenal. Foto: tra

DENPASAR – Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kota Denpasar meminta warga sekolah meningkatkan kewaspadaan. Menyusul merebaknya kabar penculikan anak di media sosial hingga munculnya kue berbentuk kukis yang diduga mengandung senyawa narkotika, serta pemberian sesuatu berupa makanan, permen, cokelat, dan barang lainnya kepada siswa dari orang tak dikenal.

‘’Kami sudah terbitkan surat meminta agar seluruh satuan pendidikan mulai dari TK, SD, SMP negeri/swasta se-Kota Denpasar agar meningkatkan pengawasan/kewaspadaan terhadap aktivitas peserta didik agar tidak terjadi hal yang tidak kita inginkan,’’ ujar Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kota Denpasar, AA Gede Wiratama, Jumat (8/4/2022).

Bacaan Lainnya

Wiratama juga mengingatkan untuk berkomunikasi secara intens dengan komite sekolah dan orang tua siswa/wali murid melalui wali kelas masing-masing, sehingga proes antar jemput anak-anaknya sesuai jadwal yang telah ditentukan oleh sekolah. Juga memastikan anak-anak tetap berada di dalam lingkungan sekolah sebelum dijemput.

Sekolah juga diimbau agar selalu menerapkan protokol kesehatan secara ketat dalam melaksanakan aktivitas di sekolah maupun di luar sekolah sehubungan proses pembelajaran tatap muka (PTM) yang sudah berlangsung selama satu pekan dapat berjalan dengan baik dan lancar. ‘’Segera melapor apabila ditemukan hal yang mencurigakan yang berpotensi menghambat proses pelaksanaan PTM,’’ pintas Wiratama memungkasi. tra

Baca juga :  Tumpek Uye, Pemkab Klungkung Lepasliarkan Biota Laut

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.