DENPASAR – SMP PGRI 8 Denpasar semakin memantapkan diri menuju sekolah industri kreatif. Selasa (25/1/2022) sekolah yang beken dengan nama Griasta itu melakukan studi banding ke SMPN 3 Denpasar. Studi banding yang diikuti siswa, guru serta pegawai SMP PGRI 8 Denpasar itu dipimpin Kepala SMP PGRI 8 Denpasar, I Ketut Gede Adi Trisna Sugara, ST., M.Pd., dan diterima Kepala SMPN 3 Denpasar, I Wayan Murdana, S.Pd., M.Psi.
Sugara mengungkapkan, SMPN 3 Denpasar dipilih karena salah satu sekolah unggulan dan terbaik di Kota Denpasar, bahkan di Bali, sehingga berbagai capaian keberhasilan kegiatan belajar mengajar bisa dipelajari di SMPN 3 Denpasar. Utamanya adalah penerapan pendidikan karakter.
Studi banding yang dilakukan SMP PGRI 8 Denpasar di SMPN 3 Denpasar tak hanya sehari saja. SMP PGRI 8 Denpasar secara khusus “menyekolahkan” 9 siswa terbaik dan gurunya selama dua minggu di SMPN 3 Denpasar. Para siswa dan guru diharapkan memperoleh pengalaman, tambahan pengetahuan, dan inovasi yang bisa diterapkan di sekolah sehingga secara bertahap pendidikan di SMP PGRI 8 Denpasar akan semakin maju dan berkualitas.
Ia mengakui, banyak tantangan dalam mengelola sekolah swasta, utamanya adalah input siswa. Namun ia yakin, dengan mematangkan diri menjadi sekolah industri kreatif yang bagian dari program Merdeka Belajar, SMP PGRI 8 Denpasar ke depannya akan semakin unggul dan tak kalah dengan sekolah negeri.
Sugara didampingi Waka Kurikulum, I Nengah Suweta, S.Pd.; Waka Humas, Octa Ayu Madaniyah, S.Pd.; dan Waka Sarpras, Kadek Agus Pandu Wibawa Putra, S.Pd., menyebutkan, di awal 2022 ini ada empat agenda SMP PGRI 8 Denpasar. Pertama, telah diluncurkan video klip lagu “Kenangan di Griasta” yang diambil dari puisi, lirik dan ide cerita video klip ditulis Kasek I Ketut Gede Adi Trisna Sugara, dan sudah tayang di kanal Youtube. Kedua, tengah merancang tari kebesaran Griasta yang saat ini masih proses iringan gambelan dan tiga bulan lagi ditargetkan rampung.
Ketiga, menyelenggarakan Festival Kuliner Griasta selama 5 hari dari tanggal 17-21 Januari 2022. Agenda ini sebagai bentuk pengenalan dunia kewirausahaan di kalangan siswa dan kelak diharapkan mampu menjadi entrepreneur. Griasta mengawali penerapan Kurikulum Prototipe 2022 yang mengedepankan merdeka belajar dengan menyimbangkan antara teori dan praktik dalam pembelajaran di sekolah.
Keempat, melaksanakan studi banding ke SMPN 3 Denpasar. Studi banding sudah menjadi agenda tahunan Griasta. Bahkan, sebelumnya pandemi, studi banding menyasar sekolah di luar Bali.
Kepala SMPN 3 Denpasar, I Wayan Murdana, salut dengan gagasan serta ide kepala SMP PGRI 8 Denpasar menjadi SMPN 3 Denpasar sebagai lokasi studi banding. Agenda ini yang sangat “langka” ini, menurut Ketua MKKS SMP Kota Denpasar ini, tak hanya sekadar mencari ilmu, tapi sama-sama belajar untuk kemajuan pendidikan di Kota Denpasar. Dan, menghilangkan perbedaan antara sekolah swasta dan negeri. tra
























