Menteri PPPA Tinjau Vaksinasi Covid-19 di Bunutan

  • Whatsapp
MENTERI PPPA, Gusti Ayu Bintang Darmawati, meninjau vaksinasi di Desa Bunutan, Kecamatan Abang, Karangasem, Senin (25/10/2021). Foto: ist

KARANGASEM – Bupati Karangasem, I Gede Dana; mendampingi Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Gusti Ayu Bintang Darmawati, meninjau vaksinasi di Desa Bunutan, Kecamatan Abang, Senin (25/10/2021).

Tak sekadar meninjau, Menteri Bintang Darmawati juga menyerahkan paket sembako secara simbolis kepada tiga ibu hamil dan tiga anak di Desa Bunutan, dari total 100 paket sembako yang dibagikan kepada peserta vaksinasi.

Bacaan Lainnya

“Terima kasih atas kedatangan Ibu Menteri bersama rombongan, juga Yayasan Gajah Tunggal, Yayasan Upaya Indonesia Damai, yang juga membantu proses penyelenggaraan vaksinasi. Begitu juga dengan UNICEF, semoga ke depan kerjasama seperti ini bisa terus berlanjut,” ujar Dana di sela-sela meninjau proses vaksinasi.

Vaksinasi tersebut, terangnya, selaras dengan misi Pemkab Karangasem yang antara lain “Mengembangkan SDM yang andal, berdaya saing tinggi dan sistem pelayanan kesehatan yang terjangkau, adil dan berkualitas. Dalam hal ini, ucapnya, untuk memberi pelayanan kesehatan kepada masyarakat dalam penanggulangan penyebaran Covid-19.

Lebih jauh dipaparkan, vaksinasi kali ini dalam tahap sweeping (menyapu) dengan menyasar masyarakat yang belum melakukan vaksinasi. Mereka sebelumnya diperiksa oleh Diskes Karangasem secara door to door (dari rumah ke rumah), dan di Desa Bunutan vaksinasi mencapai 92,5 persen.

Baca juga :  Dekranasda Gianyar Gelar Bimtek Desain dan Pewarnaan, Bantu Perajin Tenun Cacag

Sejauh ini, kata dia, masyarakat Karangasem yang telah divaksin sebanyak 72,33 persen. “Itu terdiri dari pelayan publik, lansia, masyarakat umum, remaja dan juga ibu hamil. Untuk percepatan herd immunity (kekebalan kelompok) ini maka vaksinasi akan terus saya pantau,” tegas Ketua DPC PDIP Karangasem tersebut.

Menteri Bintang Darmawati mengutarakan, semua pihak patut bersyukur karena saat ini vaksin Covid-19 tersedia bagi anak berusia 12 tahun ke atas, serta aman bagi ibu hamil. Ibu hamil memiliki kerentanan ganda, ulasnya, karena kondisi fisiknya lebih rentan. Selain itu, masalah kesehatan yang dialami juga akan berpengaruh terhadap kesehatan janinnya.

“Dengan kompleksitas masalah dan populasi perempuan serta anak yang sangat besar, tentu perjuangan ini mustahil dilakukan sendiri oleh pemerintah. Untuk itu, dukungan dan sinergi dari dunia usaha, media dan masyarakat sangatlah esensial,” pungkas istri dari mantan Wakil Gubernur Bali, AA Puspayoga, tersebut. nad

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.