Mendaki Bukit Terunyan, Wisatawan Rusia Terjatuh

PETUGAS saat mengevakuasi seorang wisatawan asal Rusia, Ivan Kandalinskii, (35) yang dilaporkan terjatuh saat mendaki di Bukit Terunyan, Kintamani, Bangli, Minggu (11/8/2024). Foto: ist

POSMERDEKA.COM, BANGLI – Seorang wisatawan asal Rusia, Ivan Kandalinskii (35) dilaporkan terjatuh saat mendaki di Bukit Terunyan, Kintamani, Bangli, Minggu (11/8/2024). Karena kondisi medan dan cuaca, pencarian dan evakuasi baru dimulai Senin (12/8/2024) pagi oleh tim SAR gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, BPBD Bangli dan masyarakat.

Kapolsek Kintamani, Kompol I Nengah Sukerna, Senin (12/8/2024) membenarkan adanya insiden tersebut. Berdasarkan hasil pencarian dan evakuasi, dia menyebut korban berhasil ditemukan di pertengahan Bukit Terunyan dalam keadaan hidup dan sadar. “Korban ditemukan sekitar pukul 09.25 Wita dalam keadaan selamat,” tegasnya.

Bacaan Lainnya

Lebih jauh diutarakan, proses evakuasi dilakukan secara perlahan dan menggunakan tandu. Sebab, korban tidak bisa berjalan di tengah kondisi medan yang terjal. Akhirnya, sekitar pukul 12.00 Wita, korban dievakuasi dengan selamat sampai di Pos 1 pendakian bukit Terunyan. Dia kemudian dibawa ke RS Siloam, Denpasar untuk mendapat pertolongan medis.

Kapolsek menguraikan, pada Minggu (11/8/2024) sekira pukul 11.00 Wita, sebanyak sembilan WNA asal Rusia melakukan pendakian di Bukit Terunyan melalui Desa Terunyan. Namun, mereka tidak didampingi penjaga pos pendakian (pemandu).

Kemudian pada pukul 16.00 Wita, rombongan WNA itu melapor kepada pemandu yang siaga di Pos 2 bahwa salah satu teman mereka hilang di sekitar pertengahan puncak Bukit Terunyan.

“Selanjutnya pemandu bersama rombongan WNA melakukan pencarian di sekitar lokasi menuju puncak. Saat pencarian ditemukan HP yang diduga milik korban, tapi korban tidak ditemukan di lokasi saat itu,” pungkasnya. gia

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses