Memaknai Rahina Tumpek Krulut, SMP Sapta Andika Bantu Warga Kurang Mampu di Desa Tegal Harum

KEPALA SMP Sapta Andika Denpasar, I Gede Eka Nuryada, saat menyerahkan bantuan sosial untuk warga kurang mampu diterima Perbekel Desa Tegal Harum, I Komang Adi Widiantara, saat perayaan rahina Tumpek Krulut, Sabtu (23/7/2022). Foto: ist
KEPALA SMP Sapta Andika Denpasar, I Gede Eka Nuryada, saat menyerahkan bantuan sosial untuk warga kurang mampu diterima Perbekel Desa Tegal Harum, I Komang Adi Widiantara, saat perayaan rahina Tumpek Krulut, Sabtu (23/7/2022). Foto: ist

DENPASAR – Perayaan rahina Tumpek Krulut di SMP Sapta Andika Denpasar pada Sabtu (23/7/2022), dilaksanakan secara sekala dan niskala.  Secara niskala, seluruh warga sekolah diajak melakukan persembahyangan bersama di Padmasana sekolah setempat. Sementara secara sekala dilakukan penyerahan bantuan sosial kepada warga kurang mampu di Desa Tegal Harum.

Bantuan sosial berupa beras dan mi instan diserahkan Kepala SMP Sapta Andika Denpasar, I Gede Eka Nuryada, ST., diterima Perbekel Desa Tegal Harum, I Komang Adi Widiantara. Menurut Gede Eka Nuryada, kegiatan ini sebagai implementasi Instruksi Gubernur Bali Nomor 08 Tahun 2022 dimana Perayaan Rahina Tumpek Krulut dengan Upacara Jana Kerthi yang dilaksanakan secara sekala-niskala.

Read More

Penyaluran bantuan sosial ini, imbuh Gede Eka Nuryada, sekaligus sebagai ucapan terima kasih sekolah kepada masyarakat telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya di SMP Sapta Andika Denpasar. ‘’Astungkara tahun ini kami memperoleh 279 siswa untuk kelas VII baru. Karena masyarakat, SMP Sapta Andika Denpasar hidup dan kami ingin dapat berperan dalam kehidupan masyarakat sebaik mungkin, dan bertahan dalam situasi sulit seperti saat ini,’’ ujarnya.

Perbekel Desa Tegal Harum, I Komang Adi Widiantara, mengapresiasi gerakan positif warga sekolah. Ia mengucapkan terima kasih kepada keluarga besar SMP Sapta Andika Denpasar atas bantuan sosial yang diberikan. ‘’Astungkara bantuan ini sangat besar manfaatnya untuk warga kami di Desa Tegal Harum,’’ ujarnya.

Ketua Yayasan Padma Buana 77 Denpasar, Drs. I Wayan Sariada Wastika, juga mengapresiasi gerakan sekolah berbagi sebagai bentuk pemaknaan rahina Tumpek Krulut yang merupakan rahina tresna asih/kasih sayang dresta Bali. Pada rahina Tumpek Krulut manusia wajib membangkitkan kesadaran bahwa dalam hidup, harus saling mengasihi, saling menyayangi, dan memupuk persaudaraan.

‘’Besar harapan kami, bantuan kami yang sederhana ini dapat meringankan beban masyarakat yang membutuhkan di lingkungan Desa Tegal Harum,’’ ujar Sariada Wastika memungkasi. tra

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.