Masjid Jami Singaraja Bagikan 1.000 Porsi Bubur Kajanan Selama Ramadan

PENGURUS Masjid Jami Singaraja, Buleleng saat menyiapkan bubur kajanan. Foto: ist

POSMERDEKA.COM, BULELENG – Masjid Jami Singaraja yang berlokasi di Kelurahan Kampung Kajanan, Kecamatan Buleleng, punya hidangan unik saat menyambut bulan Ramadan. Hidangan ini diberi nama bubur kajanan, menu khas warga setempat.

Penyiapan makanan berbuka puasa memang sudah dilakukan setiap tahun. Hanya saja sejak baru di bulan Ramadan tahun 2021, pengurus masjid berupaya berinovasi dan menyuguhkan menu bubur kajanan.

Read More

Untuk tahun ini, pengurus Masjid menyiapkan hingga 1.000 porsi bubur kajanan untuk jemaah. Rasa bubur ini mirip dengan rasa nasi kebuli. Sebab dalam pembuatannya menggunakan bumbu-bumbu khas Arab. Bedanya bubur ini juga menggunakan bumbu base genep atau bumbu khas Bali.

Bubur ini disajikan pengurus masjid di halaman masjid. Ketika waktu berbuka tiba, para jemaah pun berbuka dengan menu bubur kajanan, kurma dan es sirup dengan potongan semangka.

Sekretaris Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Jami Singaraja, Muhamad Reza Yunus, mengatakan, keberadaan bubur kajanan tak lepas dari kisah para leluhur masyarakat di Kampung Kajanan. Leluhur mereka merupakan orang Arab yang tinggal di wilayah tersebut.

Dulunya mereka selalu menyiapkan bubur ini untuk berbuka puasa. Kemudian dibagikan ke tetangga sekitar. ”Produksinya sempat vakum beberapa tahun, namun kembali dibuat tahun 2021 saat bulan Ramadan. Akhirnya kebiasaan itu diteruskan sampai saat ini,” katanya.

Selama Ramadan tahun ini, pengurus masjid menyiapkan sebanyak 1.000 porsi bubur setiap harinya. “300 porsi untuk jemaah masjid dan 700 porsi untuk umum. Bubur ini juga dipersilakan untuk masyarakat non-Muslim di Buleleng. Umat agama lain pun juga boleh datang untuk mencicipi bubur kajanan,” pungkasnya. edy

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.