Maling Motor Lintas Kabupaten Dibekuk, Sasarannya Motor Parkir dan Kuncinya Nyantol

  • Whatsapp
TIM Gabungan Satreskrim Polres Bangli bersama Polsek Kintamani berhasil membekuk maling motor, I Wayan Yudiyasa, (40) asal Jalan Ciung Wanara, Gang Sandat, Lingkungan Tegal, Kuta, Badung, Minggu (11/10/2020) malam. Foto: gia
TIM Gabungan Satreskrim Polres Bangli bersama Polsek Kintamani berhasil membekuk maling motor, I Wayan Yudiyasa, (40) asal Jalan Ciung Wanara, Gang Sandat, Lingkungan Tegal, Kuta, Badung, Minggu (11/10/2020) malam. Foto: gia

BANGLI – Tim Gabungan Satreskrim Polres Bangli bersama Polsek Kintamani berhasil membekuk maling motor, I Wayan Yudiyasa, (40) asal Jalan Ciung Wanara, Gang Sandat, Lingkungan Tegal, Kuta, Badung, Minggu (11/10/2020) malam.

Kasubag Humas Polres Bangli, AKP Sulhadi; bersama Kapolsek Kintamani, Kompol I Made Sutarjana; dan Kanitreskrim Iptu Nyoman Somaada, Senin (12/10/2020) menuturkan, tersangka menggasak motor Honda Scoopy itu, Jumat (9/10/2020). Korbannya I Wayan Sana Putra, (43) yang beralamat di Banjar/Desa Suter, Kecamatan Kintamani.

Bacaan Lainnya

Dari hasil olah TKP dan keterangan saksi-saksi, polisi menyelidiki dan mendapat titik terang ciri-ciri pelakunya. Minggu (11/10/2020), polisi memperoleh informasi yang diduga mencuri motor berada di sekitar Kuta, Badung. Namun, ketika polisi mencari di Kuta, tersangka tidak ditemukan. Belakangan tersangka terlacak di sekitar Panjer, Denpasar Selatan. Tersangka kemudian ditangkap di sebuah rumah kos di Panjer.

Saat diperiksa, tersangka mengakui mencuri motor Honda Scoopy di Banjar/Desa Suter tersebut. Dia juga menyebut mencuri motor di tiga lokasi lain yakni Honda Scoopy di depan Pura Bale Agung Banjar/Desa Katung, Kecamatan Kintamani, Honda Scoopy di wilayah Singapadu Kaler, Sukawati, Gianyar; dan motor Honda Vario hitam di Desa Angantaka, Abiansemal, Badung.

Baca juga :  Pamsimas di Nyalian Mampu Angkat Air 5 Liter Per Detik

Barang bukti yang disita, kata Sulhadi, yakni satu motor Honda Scoopy nopol DK-4883-PR (TKP Suter), satu Honda Scoopy merah nopol DK 2094 FBQ (TKP Singapadu), satu ponsel Samsung, satu helm hitam, dua lembar STNK, dan uang tunai Rp500 ribu. “Tersangka ini kerja serabutan, uang hasil kejahatan dipakai makan dan foya-foya. Modusnya keliling mencari sasaran sepeda motor parkir dan kuncinya nyantol, dia ke Kintamani karena kebetulan ada saudaranya di sana,” urai Sulhadi.

Kini Satreskrim Polres Bangli dan Polsek Kintamani masih pengembangan dan pencarian barang bukti sepeda motor Honda Scoopy yang belum ditemukan. Saat beraksi, tersangka naik motor sendiri keliling cari sasaran. Bila dapat sasaran, motor yang dibawa ditinggal di sekitar lokasi. “Kemudian setelah motor curian dibawa ke Denpasar, tersangka kembali mengambil motornya yang ditinggal tadi dengan naik ojek,” tandasnya. 028

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.