Duh! Imbas Hujan Lebat, Dua Jalan di Bangli Nyaris Putus

  • Whatsapp
JALAN penghubung antara Lingkungan Bebalang dengan Banjar Tegal, Kelurahan Bebalang, yang nyaris jebol akibat hujan deras beberapa hari terakhir. Foto: gia
JALAN penghubung antara Lingkungan Bebalang dengan Banjar Tegal, Kelurahan Bebalang, yang nyaris jebol akibat hujan deras beberapa hari terakhir. Foto: gia

BANGLI – Dua ruas jalan di Kabupaten Bangli ambrol dan nyaris putus sebagai dampak hujan deras beberapa hari terakhir. Ruas jalan itu yakni jalan yang menghubungkan Lingkungan Tegallalang, Kelurahan Kawan, dengan Banjar Tambahan, Desa Jehem, Tembuku. Pun jalan penghubung antara Lingkungan Bebalang dengan Banjar Tegal, Kelurahan Bebalang.

Menurut Kadis PU Bangli, I Ketut Suastika, Selasa (12/10/2020) akibat hujan lebat pada Sabtu (10/10/2020) sejumlah ruas jalan di Bangli jebol digerus air hujan yang melimpah. Sesuai hasil pemantauan, dua ruas jalan yang rusak parah yakni Jalan Tambahan-Tegallalang dan Jalan Banjar Tegal, Bebalang. “Jalannya nyaris putus, kini hanya bisa dilalui kendaraan roda dua saja,” sebutnya.

Bacaan Lainnya

Penyebab ambrolnya jalan itu, kata dia, untuk ruas jalan Tambahan-Tegalalang akibat gorong-gorong relatif kecil, kemudian tertutup material kayu dan material lain yang dibawa air sungai. Karena tersumbat, akhirnya air meluap ke badan jalan dan mengakibatkan badan jalan di sisi selatan ambrol. Sementara di Banjar Tegal, sambungnya, air dari arah barat dan timur tumpah ruah ke lokasi.

“Tingginya volume air membuat senderan jalan ikut tergerus dan menyeret setengah badan jalan. Lebar jalan yang tergerus panjangnya mencapai 10 meter, dengan kedalaman 20 meter,” terangnya.

Baca juga :  Penyederhanaan Yadnya Turut Berangus Kain Tradisional Bali

Terkait penanganan, dia berkata akan koordinasi dengan BPBD Bangli untuk mengecek apakah BPBD masih tersedia anggaran darurat bencana atau tidak. PU Bangli tidak ada dana cadangan, yang ada dana pemeliharaan yang nilainya tidak cukup untuk memperbaiki. Sesuai estimasi tim yang turun, tambahnya, untuk jalan Tambahan-Tegalalang diperkirakan menelan anggaran Rp 1,5 miliar. Sementara untuk jalan Tegal-Bebalang perbaikan ditaksir memerlukan anggaran Rp 700 juta. “Kalau dana di BPBD tidak cukup, kami akan coba menganggarkan tahun 2021. Kalau tidak masuk di Induk, bisa kami coba masukan di APBD Perubahan,” cetusnya menandaskan. 028

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.