POSMERDEKA.COM, DENPASAR – Mengusung spirit “Setialah Kepada Sumbermu”, dan subtema “Kekuatan Kita Harus Tetap Bersumber Kepada Kekuatan Rakyat, Tetap Apinya Semangat Rakyat”, DPD PDIP Bali kembali melangsungkan Bulan Bung Karno (BBK) 2025. Sejumlah lomba yang jadi favorit masyarakat Bali, termasuk pelajar SD, SMP, SMA sampai perguruan tinggi siap digelar. Hadiah kegiatan yang dimulai 1 s.d. 29 Juni tersebut juga menggiurkan, total Rp500 juta.
Bendahara DPD PDIP Bali, Dewa Made Mahayadnya, Minggu (25/5/2025) mengatakan, BBK 2025 juga terkait dengan Gerakan Bali Bersih Sampah berbasis sumber, dan membatasi penggunaan plastik sekali pakai. “Ini dilaksanakan serentak di Bali. Ada lomba barista kopi, mixologi arak bali, Utsawa Widyatarka Susastra Bali, lomba cerdas cermat Bali Era Baru, lomba konten kreatif “Bali Bersih Sampah, lomba desain kreatif motif endek bali, lomba busana kreatif endek motif banteng,” terangnya didampingi Putu Gede Wiwin Gunawasika, Koordinator Umum BBK 2025.
Lebih jauh disampaikan, lomba barista untuk memberi kesempatan anak muda SMK dan kampus pariwisata unjuk keterampilan meracik kopi, promosi UMKM dan kuliner lokal. Demikian juga dengan mixologi arak bali, agar anak muda SMK dan kampus pariwisata punya wahana meracik koktail berbahan dasar arak bali. Untuk lomba barista, final diadakan di Gedung Mario, Tabanan. Sementara final mixologi arak bali di Taman Bung Karno, Singaraja.
“Untuk lomba susatra bali dan cerdas cermat Bali Era Baru, diadakan di aula DPD PDIP Bali. Ini diminati sekali oleh anak-anak muda kita,” cetus Dewa Jack, sapaan karibnya, itu.
Penyerahan hadiah lomba diadakan di Prime Plaza Hotel, Sanur saat penutupan Bulan Bung Karno. Total hadiah Rp500 juta, yang berasal dari gotong royong anggota Fraksi PDIP seluruh Bali. Penyiapan biaya dilakukan sejak medio tahun lalu. “Dibanding tahun lalu memang ada kenaikan dari Rp350 juta ke Rp500 juta. Ini karena ada penambahan di lomba di endek motif banteng, utsawa dan peragaan busana,” terang Ketua DPRD Bali tersebut.
Tujuan lain dari lomba barista kopi dan mixologi arak bali, imbuhnya, adalah para pemenang bisa diarahkan untuk bekerja di usaha pariwisata seperti hotel. Dia berharap bartender lokal menjadi tuan rumah di Bali. “Partai kami mendukung Pemprov Bali yang dipimpin Pak Wayan Koster, yang juga kader partai kami,” tegasnya.
Menjawab pertanyaan mengapa memilih salah satu mall sebagai lokasi lomba desain kreatif endek bali, dia mendaku perkembangan zaman harus diikuti. Di era sekarang anak muda banyak nongkrong di mall. “Kalau terus di rumput saja, mungkin tidak seperti sekarang meraup suaranya. Makanya diadakan di mall juga,” sahutnya kalem.
Soal PDIP tidak mengajak partai lain dalam peringatan BBK, dan terkesan Bung Karno hanya eksklusif “dimonopoli” PDIP, Ketut Suryadi menangkisnya. Dia berujar ideologi PDIP jelas berasal dari Bung Karno, sejarah partai juga dari Bung Karno. Pula sejauh ini hanya PDIP yang konsisten melakukan kegiatan BBK. Untuk mengajak partai lain mengadakan kegiatan BBK, dirasa perlu pemikiran bersama.
“Mungkin yang lain masih malu-malu ikut Bulan Bung Karno. Mungkin cuma PDIP yang perkasa menjalankan ajaran Bung Karno. Yang lain cuma pura-pura dan bergaya Bung Karno saja,” jawab Ketua Bidang Ideologi DPD PDIP Bali itu dengan gaya bahasa setengah orasi. hen























