Lolos ke Semifinal, Ketut Tulis Sebut PS Jembrana Diluar Ekspektasi

  • Whatsapp
KETUA Umum Askab PSSI Jembrana, I Ketut Tulis (kiri). foto: ist

TABANAN – Siapa pun tak menduga, jika keikutsertaan tim PS Jembrana bisa melangkah jauh pada perhelatan Liga 3 Rayon Bali 2021. Kejutan demi kejutan yang telah dilakukan sejak penyisihan grup babak 16 besar, telah membawa mereka menjejak babak semifinal.

Salah satu kejutan yang dibuat dengan mengalahkan Persekaba Bali FC 2-0 sekaligus menyingkirkan tim dari Kabupaten Badung itu dalam perburuan tiket lolos ke babak 8 besar dari Grup A babak 16 besar. Memang kemenangan tersebut masih dibumbui suara-suara minor, karena mereka bermain di kandang sendiri (Stadion Pecangakan Jembrana).

Bacaan Lainnya

Terlebih begitu lolos 8 besar, Ketua Umum Askab PSSI Jembrana, Ketut Tulis kembali menawarkan diri sebagai tuan rumah kepada Asprov PSSI Bali sebagai pihak yang punya gawe. Banyak pihak terutama tim pesaing menilai bahkan ”curiga”, bahwa sikap Askab Jembrana ingin kembali memanfaatkan sutuasi sebagai tuan rumah dalam upaya meraih tiket semifinal.

Dan akhirnya, Asprov PSSI Bali memang tidak mengabulkan keinginan Askab Jembrana. Malah, katanya melalui rapat exco telah memutuskan Stadion Debes Tabanan menjadi satu venue (tempat pertandingan) babak 8 besar. Ironisnya, keputusan itu berbau ”kontroversial” karena nyatanya Askab PSSI Tabanan tidak berminat jadi tuan rumah.

Baca juga :  Gubernur NTB Masuk Kader Potensial PKS di Pilpres

Jadi dari 9 Askab/Askot yang ada di Bali, hanya Jembrana yang menawarkan diri jadi tuan rumah justru tidak direspon Asprov. Padahal, jika ditarik jauh ke belakang saat MCM sebelum Liga 3 dimulai, diputuskan bahwa lolos atau tidak dua tim tuan rumah (Perst Tabanan dan PS Jembrana), Stadion Debes dan Stadion Pecangakan tetap dipakai venue babak 8 besar.

Karena keputusan blunder inilah akhirnya venue Stadion Debes dipermasalahkan tim-tim peserta. Pasalnya, lapangan menjadi rusak bahkan semakin tidak layak karena dipakai setiap hari menghelat Liga 3 dan Piala Soeratin U17, terlebih saat ini memang sedang musim penghujan.

Terlepas dari apa pun keputusan Asprov, ada hikmah positif justru didapat PS Jembrana. Mereka membuktikan diri sebagai tim bukan jago kandang, karena pada akhirnya bermain di Debes, malah tampil sebagai juara grup A sekaligus lolos ke semifinal.

Sementara saat bermain di kandang sendiri pada penyisihan grup babak 16 besar, PS Jembrana lolos ke 8 besar dengan predikat runner up grup. Prestasi ini sekaligus menepis suara-suara sumbang yang selumnya sempat meremehkan anak-anak Makepung itu.

Total dari enam laga yang dilakoni sampai tembus semifinal ini, PS Jembrana baru tersentuh sekali kekalahan saat menyerah 1-3 atas Perseden Denpsar. Sementara dua laga berakhir imbang (melawan FSK Klungkung 2-2 dan Tunas Muda Ubud 1-1). Sisanya tiga laga diraih dengan kemenangan (mengalahkan Galapagos 3-1, Undiksha FC Buleleng 3-0 dan Persekaba Bali FC 2-0).

Baca juga :  Lagi, Pasar Kidul Kebakaran

Wajar jika Ketua Umum Askab PSSI Jembrana, Ketut Tulis menilai keberhasilan PS Jembrana ke semifinal di luar ekspektasi. Betapa tidak, Askab Jembrana di bawah kepemimpinannya baru bangkit dari tidur lamanya. Bahkan sebelumnya hampir tidak pernah ikut Liga 3.

Makanya, Ketut Tulis mengatakan, menyertakan PS Jembrana pada Liga 3 Bali tahun ini, hanya sebagai tim penggembira. Setidaknya, ia ingin mengikrarkan bahwa sepakbola Jembrana masih ada. ”Saya ingin tuan rumah bukan karena ambisi menjadikan PS Jembrana ini juara, tujuan utamanya ingin menggairahkan kembali persepakbolaan Jembrana yang sudah lama vakum,” ulasnya.

”Keberhasilan lolos ke semifinal ini, betul-betul diluar ekspektasi kami. Karena awalnya, PS Jembrana hanya sebagai tim penggembira seiring Askab baru terbentuk kepengurusannya dan dirinya dipercaya sebagai nahkoda. Kami juga tidak membebani target yang muluk-muluk, saya minta para pemain bermain lepas tanpa beban. Eh, tanpa disangka malah sudah sampai di sini (semifinal),” ungkap Ketut Tulis.

Pun saat melakoni babak semifinal nanti melawan East Bali, pihaknya juga tetap berharap PS Jembrana tampil lepas dan bermain semangat sebagai modal utamanya. ”Kami di pengurus pastinya tetap berharap PS Jembrana bisa ke final, syukur-syukur akhirnya bisa juara,” pungkas Ketut Tulis. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.