Lokasi Jualan Ditata, Pedagang di Besakih Khawatir Pembeli Turun

PENATAAN kawasan Pura Agung Besakih diresmikan dengan upacara pemlaspasan pada Senin (6/3/2023). Foto: ist

KARANGASEM – Penataan kawasan Pura Agung Besakih diresmikan dengan upacara pemlaspasan pada Senin (6/3/2023). Ini berarti seluruh bangunan fasilitas pendukung bisa digunakan pengunjung, termasuk tempat parkir.

Berdasarkan data yang dihimpun, tempat parkir dibagi dua yakni untuk sepeda motor dan mobil. Untuk parkir sepeda motor mampu menampung hingga 1.268 unit, sedangkan parkir mobil berkapasitas hingga 1.541 unit.

Read More

Ada juga tempat parkir khusus bus dengan kapasitas 250 unit. Tempat parkir dilengkapi fasilitas sistem pemantauan digital, sehingga pengunjung tahu bila tempat tersebut sudah penuh atau tidak.

Selain tempat parkir, disediakan bangunan wantilan yang bisa dimanfaatkan pengunjung untuk beristirahat. Pula tersedia ruangan seperti bioskop dengan kapasitas 215 tempat duduk, dan pengunjung bisa menyaksikan film dokumenter tentang Pura Agung Besakih.

Bagi pedagang, disediakan kios dan los agar mereka tidak lagi berjualan di sepanjang jalan di Pura Agung Besakih. Seluruh pedagang akan dipindahkan ke tempat yang sudah disediakan. Tempatnya akan diundi supaya tidak ada kecemburuan bagi para pedagang yang dapat di bagian belakang. Pemerintah menyediakan 272 unit kios dan 198 unit los.

Salah seorang pedagang, Ni Wayan Agung, mengaku senang dengan penataan kawasan Pura Agung Besakih, yang membuat terlihat lebih bagus dan bersih. Dia juga mengaku siap dipindahkan ke tempat yang baru meski dia menilai sedikit kurang strategis.

Alasannya, ketika berjualan di sepanjang jalan di Pura Agung Besakih, mereka bisa langsung bertemu dan menjajakan dagangan kepada pengunjung maupun pemedek. Sementara di tempat yang disediakan sedikit ke dalam, sehingga tidak dilewati langsung pengunjung maupun pemedek.

“Tempatnya bagus, cuma saya takut saja jika kebagian tempat paling belakang, takut nggak dapat pembeli. Nggak mungkin kayaknya mereka pergi sampai ke belakang untuk belanja, pasti beli di pedagang yang paling depan,” cetusnya.

Meski demikian, dia tetap berharap dapat banyak pembeli saat pindah ke tempat yang baru yang disediakan pemerintah. “Semoga saja nanti jualannya tetap laris manis,” ucapnya bernada harap. nad

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.