Lestarikan Alam, Wawali Jaya Negara Lepas 3.000 Bibit Lele dan 75 Burung di Tukad Badung

  • Whatsapp
WAWALI Jaya Negara (kedua dari kiri) saat menebar bibit lele di bantaran Tukad Badung, Denpasar, Bali, Sabtu (6/2/2021). foto: ist

DENPASAR – Serangakaian menyambut Peringatan Hari Raya Imlek dan HUT Kota Denpasar ke-223 tahun, Keluarga Besar Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Bali bersinegi dengan Pemkot Denpasar mengadakan kegiatan sosial pelestarian alam, Sabtu (6/2/2021) di bantaran Tukad Badung, Denpasar.

Kegiatan ini dihadiri Wakil Walikota (Wawali) Denpasar, IGN. Jaya Negara. Tampak hadir juga, I Kadek Agus Arya Wibawa, beserta Ketua Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Bali Sudiarta Indrajaya yang ditandai dengan pelepasan bibit ikan lele, pelepasan burung, pembagian nasi jinggo dan meninjau kegiatan donor darah.

Bacaan Lainnya

“Saya mengapresiasi kegiatan sosial di masa pandemi ini, dimana Keluarga Besar Inti Bali ini masih terus melaksanakan kegiatan sosial meskipun terbatas dan tetap dengan protokol kesehatan yang ketat. Pelepasan burung dan bibit ikan lele ini juga salah satu bentuk untuk menjaga kelestarian ekositem yang ada di aliran tukad badung,” kata Jaya Negara.

Selain itu, ada pembagian nasi jinggo untuk para tukung suwun dan pedagang yang ada di pasar badung. Juga kegiatan donor darah yang dilaksanakan di halaman kantor walikota. ”Saya mengucapkan terimakasih kepada Inti Bali untuk sumbangsihnya dan kepeduliannya kepada alam dan masyarakat Kota Denpasar,” ujar Jaya Negara.

Baca juga :  Kwarda Bali Gelar Rakerda Tahun 2020 secara Virtual dan Tatap Muka Terbatas
WAWALI Jaya Negara (kanan) saat melepas burung dara serangakaian menyambut peringatan Hari Raya Imlek dan HUT Kota Denpasar ke-223 tahun. foto: ist

Sementara, Ketua Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Bali Sudiarta Indrajaya mengatakan, kegiatan sosial yakni moral kebajikan dengan konsep Tri Hita Karana ini merupakan kegiatan dalam mensyukuri menyambut Imlek 2572 sekaligus menyambut HUT Kota Denpasar pada bulan Februari 2021 ini.

“Sesuai dengan keyakinan kami, apapun kejadiannya termasuk pandemi ini akan lebih teratasi jika kita bagian dari mahluk di bumi ini lebih banyak melakukan kebajikan, sebab kebajikan-kebajikan yang kita lakukan dengan ketulusan hati ini akan memperkuat terselesainya musibah,” ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakan, adapun kegiatan kali ini, yaknii pelepasan 75 ekor burung dara dan burung pipit, pelepasan 3.000 bibit lele, penaburan cairan eco enzim di aliran sungai sebagai bakti kepada ibu pertiwi.

Juga kegiatan kemanusiaan dengan melaksanakan kegiatan pembagian 200 nasi jinggo untuk tukang suwun dan pedagang di pasar badung, serta kegiatan donor darah dengan jumlah peserta 107 orang pendonor. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.