POSMERDEKA.COM, BANGLI – Angka kriminalitas di Bangli sepanjang 2025 naik dua kasus atau 1,78% dibanding 2024, dari 112 menjadi 114 kasus. Dua kasus pembunuhan di Banjar Tabu, Desa Songan, Kintamani menjadi yang paling menonjol. Hal itu terungkap dalam rilis akhir tahun di Polres Bangli, Selasa (30/12/2025), dipimpin Kapolres AKBP James I.S. Rajagukguk.
Kapolres mengakui dua pembunuhan di Songan menjadi perhatian utama. Pertama, kasus di arena tajen dengan pelaku residivis I Wayan Luwes alias Mangku Luwes, yang divonis 20 tahun penjara, pada November 2025. Kedua, pembunuhan kakak beradik oleh tiga pelaku yang juga saudara kandung. “Dua kasus menonjol terjadi di Kintamani. Perkaranya sudah ditangani, satu sudah putusan dan satu lagi mulai persidangan,” ujarnya.
Dari 114 kasus kriminalitas, narkoba masih mendominasi, disusul pencurian biasa, curanmor, curat, penganiayaan, dan KDRT. Hingga November, 105 kasus berhasil diselesaikan. Sisanya masih tahap pelimpahan dan pengembangan penyidik.
Sementara kasus kecelakaan lalu lintas (lakalantas) tercatat 148 kasus. Dua kejadian paling maut dipicu truk rem blong bermuatan semen, yakni di Desa Batur Tengah pada Februari yang menewaskan tiga orang termasuk seorang Babinsa, serta di Banjar Bangklet pada Juli yang menelan empat korban jiwa. Untuk angka bunuh diri, meski tergolong tinggi dengan 18 kasus, jumlahnya menurun dibanding tahun 2024. “Tahun lalu ada 20 kasus,” pungkasnya. gia
























