KPU NTB Siap Ikuti Monev KI 2022

KADIV Sosdiklih KPU Provinsi NTB, Agus Hilman (kiri); didampingi Kabag Teknis dan Parhumas, Made Merta; Kasubbag Parhumas, Alesta Rezal; bersama staf pelaksana pada subbagian Parhumas KPU NTB saat mengikuti rapat virtual keterbukaan informasi publik yang dilakukan KI NTB, Sabtu (16/7/2022). Foto: ist
KADIV Sosdiklih KPU Provinsi NTB, Agus Hilman (kiri); didampingi Kabag Teknis dan Parhumas, Made Merta; Kasubbag Parhumas, Alesta Rezal; bersama staf pelaksana pada subbagian Parhumas KPU NTB saat mengikuti rapat virtual keterbukaan informasi publik yang dilakukan KI NTB, Sabtu (16/7/2022). Foto: ist

MATARAM – Jajaran KPU NTB memastikan kesiapan untuk terus menjaga komitmen keterbukaan informasi publik. Setiap tahun laporan Keterbukaan Informasi terus diserahkan kepada jajaran Komisi Informasi (KI) Provinsi NTB.

Insya Allah, segala hal yang menyangkut keterbukaan informasi, salah satunya menyangkut tahapan Pemilu 2024, akan siap kami buka dan siarkan ke publik melalui kanal informasi yang dimiliki KPU NTB,” ujar Kadiv Sosdiklih KPU NTB, Agus Hilman, Sabtu (16/7/2022).

Read More

Keikutsertaannya dalam rapat virtual bersama OPD lingkup Pemprov dan instansi vertikal lainnya terkait Monev Keterbukaan Informasi Publik (KIP) 2022 oleh KI Provinsi NTB, merupakan bentuk keseriusan KPU NTB membuka akses kepada publik menyangkut informasi yang dibutuhkan publik. “Semua kanal informasi menyangkut pemilu dan tahapannya sudah mulai kami sosialisasikan ke masyarakat. Baik melalui kanal media sosial FacebookInstagram hingga Tiktok sejauh ini,” imbuhnya. 

Ketua KI Provinsi NTB, Suaeb Qury, dalam sambutannya menyampaikan, yang paling penting adalah komitmen setiap OPD maupun instansi vertikal untuk selalu memfasilitasi masyarakat dalam pelayanan publik. Tujuan Monev Keterbukaan Informasi Publik yang dilakukan, sambungnya, agar semua lembaga tetap memberi informasi yang terkini serta informatif dalam memberi pelayanan kepada masyarakat. “Jangan sampai ada informasi yang ditutupi, sehingga membuat masyarakat tidak tahu informasi yang seharusnya menjadi haknya,” pesannya.

Plt Kepala Dinas Kominfotik Provinsi NTB, Baiq Nelly Yuniarti, menambahkan, dia berharap komitmen keterbukaan informasi ini membuat OPD dan instansi vertikal di Provinsi NTB lebih good government. “Semoga makin banyak lagi jumlah OPD dan instansi vertikal yang informatif ke depan,” harapnya. rul

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.