Kota Gianyar Rayakan Puncak HUT Ke-251

APEL peringatan HUT Gianyar di Alun-alun Kota Gianyar. Foto: adi

GIANYAR – HUT ke-251 Kota Gianyar pada 19 April 2022 dirayakan Pemkab Gianyar dengan menggelar apel peringatan di Alun-alun Kota Gianyar.

Puncak HUT Kota Gianyar tersebut juga diisi dengan penyerahan piala penghargaan berbagai lomba yang dilangsungkan sebelumnya, serta penyerahan sertifikat penghargaan Citra Raksata dan SK Bupati Gianyar tentang Kandidat Hak Kekayaan Intelektual kepada tujuh seniman Gianyar.

Bacaan Lainnya

Membacakan sambutan Gubernur Bali, Bupati Gianyar, Made Mahayastra, mengatakan, tema HUT kali ini “Budaya Pramananing Pawangunan Gianyar”, yang bermakna Spirit Budaya Sebagai Roh Kekuatan Pembangunan Gianyar.

Tema ini dirasa sangat relevan dan sejalan dengan upaya mewujudkan Bali Era Baru, membangkitkan inti sari kebalian yang berakar dari kearifan lokal Sad Kerthi.

Mahayastra mengatakan, sebagai kota dengan posisi dan fungsi strategis, Kota Gianyar merupakan salah satu basis peradaban kebudayaan Bali.

“Seni budaya tumbuh dan berkembang dengan pesat di Kabupaten Gianyar, yang menjadi bagian integral kehidupan masyarakatnya, menjadi sumber nilai kehidupan, sekaligus sebagai sumber penghidupan yang menyangga perekonomian masyarakat,” paparnya.

Selain sebagai pusat pemerintahan dan destinasi pariwisata, Kota Gianyar juga dikukuhkan sebagai Kota Pusaka, predikat adiluhung sebagai penanda tingginya peradaban yang dicapai. Posisi dan fungsi strategis inilah merupakan kekuatan, kekhasan, dan keunggulan Kota Gianyar dibandingkan dengan kota-kota lainnya di Bali.

Baca juga :  Terapi Plasma Konvalesen dapat Diakses Melalui PMI

Melalui sinergitas pembangunan pemerintah daerah sesuai dengan visi “Nangun Sat Kerthi Loka Bali” melalui pembangunan semesta berencana menuju Bali Era Baru, jelasnya, pemerintah mengembalikan jati diri dan orisinalitas Bali yang selama ini banyak ditinggalkan karena pengaruh globalisasi dan perkembangan teknologi.

Dengan paradigma baru menata keharmonisan alam, manusia, dan kebudayaan Bali, dia mendaku Bali segera memasuki kondisi sejahtera. Semua regulasi seperti perda, pergub, dan instruksi gubernur harus dijalankan secara tertib, konsisten, dan berkelanjutan oleh seluruh komponen masyarakat Bali.

Di akhir apel HUT Kota Gianyar, Mahayastra menyerahkan penghargaan Citra Raksata kepada para seniman dan diarsipkan di sentra Kekayaan Intelektual Kabupaten Gianyar. Juga piala penghargaan Lomba Teknologi Tepat Guna, Lomba Barista dan Mixologi, Lomba Vlog Aku Hatinya PKK serangkaian HUT ke-251 Kota Gianyar.

Ada tujuh seniman penerima penghargaan Citra Raksata dan SK Bupati Gianyar tentang Kandidat Hak Kekayaan Intelektual, yakni I Wayan Darya, seniman asal Desa Singapadu dengan karya Tabuh Gong Gede Sasih Pitu Galang Bulan; Agus Teja Santosa, seniman asal Ubud dengan karya Lagu Vatsalya; Made Santun, seniman asal Tegallalang dengan karya Patung Erotik; I Gusti Ngurah Arya Udianata.

Selanjutnya seniman asal Tampaksiring dengan karya Patung Anyaman Bambu Dewi Bumi; Dewa Rai Budiasa dan Dewa Putra Diasa asal Payangan dengan karya Paket Seni Wisata Barong Legong, I Gusti Ngurah Semara Semadi asal Desa Saba dengan karya Tari Legong Gadung Melati, dan seniman asal Kelurahan Gianyar, I Nyoman Manda dengan karya Buku Novel Gending Pengalu.

Baca juga :  Tim Covid-19 RS Wangaya, Damakesmas dan Damapancana Siaga 24 Jam Saat Nyepi

Setelah acara itu, Mahayastra dan rombongan melakukan ziarah ke Taman Makam Pahlawan Kertha Kertya Mandala Gianyar untuk tabur bunga. adi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.