Koperasi Dituntut Berinovasi dan Mengikuti Perkembangan Zaman

Foto: HARI KOPERASI BUPATI Bangli, Made Gianyar, menyerahkan penghargaan kepada salah satu koperasi berprestasi serangkaian peringatan Hari Koperasi ke-73 di Kabupaten Bangli, Kamis (16/7). Foto: ist
Foto: HARI KOPERASI BUPATI Bangli, Made Gianyar, menyerahkan penghargaan kepada salah satu koperasi berprestasi serangkaian peringatan Hari Koperasi ke-73 di Kabupaten Bangli, Kamis (16/7). Foto: ist

BANGLI – Koperasi harus mampu mandiri dan dimiliki semua lapisan masyarakat. Disamping itu, koperasi juga harus bisa menyesuaikan dengan perkembangan zaman. Penegaskan itu disampaikan Bupati Bangli I Made Gianyar, saat menghadiri perayaan Hari Koperasi ke-73 di ruang rapat Krisna, Kantor Bupati Bangli, Kamis (16/7).

Hadir pula saat itu, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro Kecil dan Menengah, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bangli, Ni Luh Ketut Wardani; Ketua Dekompinda Kabupaten Bangli, I Wayan Suastika, dan para pengurus koperasi yang berprestasi.

Bacaan Lainnya

Lebih lanjut dikatakan Bupati Made Gianyar, koperasi juga dituntut berinovasi sehingga tidak bergerak dalam beberapa bidang usaha seperti simpan pinjam, perdagangan maupun pertokoan. Namun koperasi ke depan harus berkolaborasi dengan para entrepreneur dan wadah ekonomi yang lain seperti Bumdes, LPD, Bumda, dengan modal entrepreneur yang ada. ‘’Koperasi agar dapat menangkap peluang dan menggali potensi yang ada di desa,’’ pintanya.

Lanjut Made Gianyar, sesama pengusaha koperasi harus saling membantu agar semua koperasi di Kabupaten Bangli ini lebih maju dan tidak ada koperasi yang kurang sehat atau malah jatuh sakit. ‘’Kehadiaran koperasi sangat membantu di bidang perekonomian masyarakat. Mudah mudahan ke depan koperasi-koperasi yang belum mendapatkan penghargaan akan berusaha meniru manajemen koperasi yang sudah bagus,’’ ucapnya.

Sementara itu, Kadis Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bangli, Ni Ketut Wardani, menyampaikan, peringatan Hari Koperasi ke-73 dan UMKM mengambil tema “Era New Normal Kebangkitan Koperasi sebagai Rumah Besar Pemerdayaan UMKM’’. ‘’Perayaan Hari Koperasi di Kabupaten Bangli dilaksanakan secara sederhana dan terbatas karena kita masih menghadapi pandemi Covid-19,’’ ujarnya.

Serangkaian perayaan Hari Koperasi, pihaknya memberikan penghargaan kepada sembilan koperasi yang berprestasi di Kabupaten Bangli. Dimana, penilaian telah dilakukan sejak Janurai 2020, dengan jumlah koperasi yang dinilai sebanyak 12 buah.

‘’Tujuan penilaian koperasi berprestasi ini tiada lain untuk mengetahui capaian kinerja koperasi dilihat dari aspek organisasi, aspek tata laksana dan manajemen, aspek produktivitas, dan aspek manfaat serta aspek dampak bagi koperasi tersebut,’’ tandasnya. 028

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses