Komplotan Penipu Modus Gandakan Uang Lintas Provinsi Dibekuk di Bali

KAPOLRESTA Denpasar, AKBP Bambang Yugo Pamungkas, menunjukkan empat pelaku penipuan dengan modus gandakan uang yang sudah beraksi di 17 TKP di berbagai Kota di Indonesia berikut barang bukti yang diamankan kepada media pada Senin (28/3/2022) di Mapolresta Denpasar. Foto: ist

DENPASAR – Tim Resmob Presisi Satreskrim Polresta Denpasar mengamankan empat pelaku penipuan dengan modus gandakan uang yang sudah beraksi di 17 TKP di berbagai Kota di Indonesia.

Keempat pelaku yang merupakan satu komplotan masing-masing bernama R. Suryo Kirono Triatmojo (58), Bram Setiawan (52), Tri Hariyono (47), dan seorang perempuan Melya Marwati (35).

Bacaan Lainnya

“Modus para tersangka berpura-pura menawarkan uang rupiah di tukarkan dengan uang dolar dengan jumlah dolar seharga dua kali lipat dari jumlah uang rupiah milik korban kemudian korban memberikan uang rupiahnya namun setelah mendapatkan uang korban, pelaku langsung kabur,” ungkap Kapolresta Denpasar, AKBP Bambang Yugo Pamungkas; didampingi Kasat Reskrim kepada media pada Senin (28/3/2022) di Mapolresta Denpasar.

Lebih lanjut Kapolresta Denpasar menjelaskan, kasus ini terungkap dari laporan seorang korban berinisial NM (59). Pada Selasa (22/3/2022) korban berada di Kantor cabang BCA Sudirman hendak menarik uang, tetapi korban dicegat oleh seorang laki-laki (tersangka) dan berpura-pura menanyakan arah jalan menuju ke Tabanan. Kemudian tersangka menawarkan untuk menukarkan uang rupiah korban dengan dolar yang jumlahnya dua kali lipat.

Selanjutnya tersangka perempuan bernama Melya menghampiri korban dan menawarkan bantuan kepada korban untuk diantarkan menukar dolar. Kemudian korban diajak ke rumahnya untuk mengambil perhiasan korban serta korban juga diajak ke bank mengambil uang.

Baca juga :  1.848 Pelamar CPNS di Denpasar Tak Lolos Seleksi Administrasi

Dari pengakuan para tersangka penipuan ini mereka lakukan dengan berpindah-pindah, ada 17 TKP diantara 1 TKP di Sumatra Barat, 1 TKP di Jawa tengah, 4 TKP di Jakarta, 2 TKP Di Jawa Timur dan di Bali ada 9 TKP dengan nilai kerugian para korban mencapai ratusan juta rupiah.

“Terhadap para tersangka dikenakan Pasal 378 dan atau Pasal 372 KUHP tentang Penipuan dan Penggelapan dengan pidana penjara paling lama Empat Tahun,” Kata AKBP Bambang Yugo Pamungkas. rls

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.