MANGUPURA – Ketua Umum (Ketum) KONI Badung, menerima Pengurus Kabupaten (Pengkab) Persatuan Selancar Ombak Indonesia (PSOI) Badung, di ruang kerjanya, Senen (27/12/2021).
Pengkab PSOI Badung diketuai I Wayan Asti Adi, dengan Sekrerais Umum I Kadek Koko Mitsua Antara S. Kom, dan Bendahara Umum I Made Suastika SE, bermarkas di Pantai Legian Kuta.
Ketua Umum PSOI Badung I Nyoman Asti Adi mengatakan, ia bersama rekan-rekannya baru saja membentuk pengurus kabupaten, sebab olahraga Selancar Ombak Indonesia memiliki potensi dan harapan besar bagi Badung dan Bali umumnya.
Ia menjelaskan, saat PON Papua 2021 baru lalu, satu atletnya atas nama Ryuki Waida mendapat dua medali emas. Namun saat itu cabor tersebut masih eksibisi di PON, sehingga medalinya tidak dihitung dalam perolehan medali resmi kontingen Bali.
Pengkab PSOI Badung minta KONI Badung dapat memberikan rekomendasi terhadap susunan pengurusnya, sehingga dapat Surat Keputusan (SK) dari Pengurus Provinsio PSOI Bali.
Ketum KONI Badung Made Nariana menyambut baik terbentuknya Pengkab PSOI Badung. Pasalnya Badung memiliki banyak atlet potensial di cabor selancar itu. Pengkab PSOI Badung ini merupakan anggota KONI adung yang ke46, dan paling baru, kalua SK-nya kelak turun dari Pengurus Provinsi.Ia mengatakan,
Pantai Kuta salah satunya adalah venue yang dapat dipakai latihan atlet selancar dari seluruh dunia. KONI Badung berharap atlet selancar Badung dalam PON Sumatra Utara dan Aceh tiga tahun nanti, dapat memberikan sumbangan emas kepada kontingen Bali, tentunya melihat prestasinya dalam eksibisi di PON Papua belum lama ini.
Nariana juga bangga, kepengurusan PSOI Badung itu semuanya diisi anak-anak remaja, yang tentu berjiwa milinieal, sehingga dapat mengikuti zaman di era global ini.
Dalam mengembangkan olahraga pariwisata (sport tourism), Nariana berharap PSOI Badung dapat menggelar kejuaraan nasional atau internasional di Pantai Kuta mengingat peminat olahraga tersebut cukup banyak. (*)






















