Karangasem Siap Tambah Anggaran Isoter di APBD Perubahan

  • Whatsapp
BUPATI Karangasem, I Gede Dana, saat membagikan masker kepada pedagang di pasar. Pemkab Karangasem berencana menambah anggaran di APBD Perubahan tahun 2021 untuk penanganan isolasi terpusat (isoter). Foto: ist
BUPATI Karangasem, I Gede Dana, saat membagikan masker kepada pedagang di pasar. Pemkab Karangasem berencana menambah anggaran di APBD Perubahan tahun 2021 untuk penanganan isolasi terpusat (isoter). Foto: ist

KARANGASEM – Pemkab Karangasem berencana menambah anggaran di APBD Perubahan tahun 2021 untuk penanganan isolasi terpusat (isoter), jika anggaran BTT yang digunakan saat ini menipis atau malah habis. Penegasan itu diungkapkan Bupati Karangasem, I Gede Dana, Jumat (27/8/2021).

 “Jika anggarannya sudah menipis, akan ditambahkan dalam APBD Perubahan. Kasihan masyarakat kalau sampai tidak tertangani dengan baik,” sebutnya. 

Bacaan Lainnya

Berdasarkan data yang diperoleh, Pemkab Karangasem menggunakan dana belanja tak terduga atau BTT senilai Rp8 miliar untuk penanganan Covid-19, termasuk pembiayaan isoter. Dana tersebut terbagi menjadi tiga pos, yakni untuk bidang kesehatan sebesar Rp6 miliar yang di dalamnya termasuk penanganan isoter, Jaring Pengaman Sosial senilai Rp500 juta, dan dampak ekonomi sebesar Rp1,5 miliar.

Khusus untuk isoter, Pemkab mengalokasikan Rp200 ribu untuk membayar sewa satu kamar per malam, yang bisa dihuni satu sampai dua orang dalam satu kamar. Rp100 ribu disediakan untuk kebutuhan makan dan minum setiap hari bagi satu pasien Covid-19 yang menjalani isoter. 

“Sesuai dengan SK, satu orang pasien isoter dialokasikan 100 ribu untuk makan-minum tiga kali sehari, dan 200 ribu untuk sewa hotel per malam, termasuk biaya laundry (cuci pakaian),” kata Plt. Kalaksa BPBD Karangasem, Ida Ketut Arimbawa, selaku OPD pengampu pengguna anggaran untuk isoter. 

Baca juga :  Disperindag-BPBD Gianyar Validasi, 563 Pedagang Pasar Blahbatuh Terdampak Kebakaran

Menurut Arimbawa, berdasarkan data sampai Kamis, (26/8/2021), jumlah pasien positif Covid-19 yang masih menjalani isoter di lokasi yang disediakan Pemkab Karangasem sebanyak 156 orang. Hanya, dia menekankan jumlah pasien isoter bisa berubah setiap saat, karena bisa ada penambahan; bergantung hasil telusur dan tes. Bisa juga terjadi pengurangan, karena pasien selesai menjalani isoter atau dinyatakan negatif. nad

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.