Kalapas Tabanan Kameily Sapa dan Dengarkan Keluh Kesah WBP

KALAPAS Kelas IIB Tabanan, Muhamad Kameily, menyapa dan memberikan pengarahan kepada para WBP, di Halaman Lapas Tabanan, Senin (6/11/2023). Foto: ist

POSMERDEKA.COM, TABANAN – Kalapas Kelas IIB Tabanan, Muhamad Kameily, sejak sertijab beberapa waktu lalu, untuk pertama kali menyapa seluruh warga binaan pemasyarakatan (WBP). Kameily memberikan pengarahan kepada para WBP, di Halaman Lapas Tabanan, Senin (6/11/2023).

Kameily yang sebelumnya bertugas di Payakumbuh itu, pun mengenalkan diri kepada para WBP. “Selamat pagi teman-teman warga binaan. Saya, Muhamad Kameily, Kalapas Tabanan yang baru. Ini merupakan kesempatan pertama kita bertemu setelah acara sertijab, karena saya masih harus menyelesaikan tugas di tempat saya bertugas yang lama,” sapanya kepada para WBP.

Read More

Dia mengajak seluruh WBP untuk bisa mengikuti seluruh kegiatan pembinaan yang ada di Lapas Tabanan, baik pembinaan kerohanian maupun pembinaan kepribadian, dan bisa menjalani pidana dengan baik, serta tetap mengikuti tata tertib.

Dia juga mendengarkan keluh kesah salah seorang WBP, I Gede, yang berharap ada kegiatan kunjungan ke dalam.

“Mohon izin Bapak Kalapas, jika diizinkan, kami warga binaan berharap ke depannya dapat diberikan kegiatan kunjungan dalam, mengingat situasi pandemi Covid-19 sudah berlalu, sehingga kami bisa bercengkerama dengan anak saat berkunjung,” harap I Gede.

Menanggapi permintaan WBP tersebut, Kameily mengatakan akan mempertimbangkan, karena hal itu bukan dia yang memutuskan sendiri. “Usulan itu akan kami bahas dalam kegiatan rapat bersama dengan jajaran pejabat struktural lapas,” ujarnya.

Sebelumnya, Kameily memimpin apel pagi yang diikuti seluruh jajaran staf administrasi Lapas Tabanan. Kegiatan tersebut merupakan apel perdana baginya. Dia pun menyapa seluruh jajaran petugas Lapas Tabanan, dan berharap bisa cepat mengenal seluruh petugas Lapas Tabanan, satu demi satu.

Kameily menekankan kepada seluruh jajaran petugas Lapas Tabanan untuk menerapkan 3 + 1 Kunci Pemasyarakatan Maju dan Back to Basic dalam pelaksanaan tugas. “Terapkan 3 + 1 Kunci Pemasyarakatan Maju, yaitu deteksi dini, cegah peredaran narkoba, sinergisitas dengan aparat penegak hukum (APH), dan back to basic,” tegasnya.

Deteksi dini, lanjutnya, dapat dilakukan dengan kegiatan penggeledahan rutin maupun insidentil, guna mencegah peredaran narkoba di dalam lapas.

“Mengingat isi hunian lapas sebagian besar adalah kasus narkoba. Saya juga berharap sinergisitas antarpegawai berjalan dengan baik antara seksi satu dan yang lain, karena jika tidak terdapat sinergisitas baik, maka tugas harian maupun pelayanan tidak akan berjalan optimal. Sinergisitas dengan stakeholder eksternal pun harus berjalan dengan baik,” pintanya.

Seluruh jajarannya juga harus menerapkan back to basic, yaitu bekerja sesuai dengan aturan yang ada. “Back to basic penting dalam pelaksanaan tugas. Ketika kita bekerja sudah sesuai dengan aturan atau sistem operasional prosedur yang ada, niscaya apapun yang kita kerjakan akan berjalan dengan lancar, yaitu untuk kemajuan organisasi Lapas Tabanan ini,” tutupnya. gap

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.