JEMBRANA – Kabupaten Jembrana yang terletak di ujung barat Pulau Bali dikunjungi oleh Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo (Jokowi), pada Kamis (2/2/2023).
Kedatangan Presiden Joko Widodo itu merupakan kunjungan kepala negara yang kedua ke kabupaten paling barat Pulau Bali itu setelah pada tahun 1990 lalu Presiden Soeharto pernah meresmikan Bendungan Palasari di Jembrana.
Kedatangan Presiden Jokowi bersama Ibu Negara Iriana Jokowi ke Gumi Makepung disambut sangat antusias warga yang berjejer di sepanjang jalan. Orang nomor satu di Indonesia ini pertama menginjakkan kakinya di Pasar Melaya sekitar pukul 16.10 Wita, yang disambut oleh Bupati Jembrana, I Nengah Tamba, bersama Candrawati Tamba.
Saat di Pasar Melaya, Presiden Jokowi menyerahkan bantuan bantuan sembako dan BLT secara simbolis kepada para pedagang. Sebanyak 246 paket sembako yang dibagikan, sedangkan BLT diberikan untuk 20 orang pedagang.
Selanjutnya Presiden Jokowi bersama rombongan menuju Sentra Tenun Jembrana yang disambut oleh Gubernur Bali, ayan Koster; Bupati Jembrana, Wakil Bupati Jembrana, I Gede Ngurah Patriana Krisna (Ipat), dan Forkopimda Kabupaten Jembrana.
Presiden Jokowi sangat berterima kasih kepada masyarakat Kabupaten Jembrana beserta para pimpinan daerah dan mengatakan baru kali ini sempat berkunjung.
“Saya sangat antusias, apa yang telah dilakukan oleh Pak Bupati yang didukung oleh Bapak Gubernur Bali dalam mengembangkan tenun dan songket untuk pengembangan industri-industri kecil yang ada. Saya mendorong industri kreatif yang berbasis berbudaya lokal ini sangat saya hargai,” ucapnya.
Terkait dengan kunjungannya di Pasar Melaya, Jokowi mengecek komoditas yang yang mempengaruhi inflasi di antaranya minyak dan beras.
“Minyak saya lihat masih terkendali baik, hanya beras yang ada kencenderungan naik sedikit, ini yang mempengaruhi inflasi di bulan Januari yang salah satunya beras ini. Saya berharap semua harus bersama-sama, baik itu kota, provinsi, dan pusat untuk mengendalikan inflasi nasional kita,” harapnya.
Sementara itu, Bupati Tamba mengucapkan banyak terima kasih kepada semua masyarakat Jembrana beserta para OPD dan Forkpimdakarena acara kunjungan Presiden dapat berjalan sangat baik.
“Bapak (Presiden) juga sangat kagum melihat atraksi budaya Jegog. Beliau meminta agar atraksi budaya Jegog dilestarikan dan beliau berencana akan mengundang Jegog ke Jakarta,” tuturnya.
Tamba menambahkan, Presiden juga sangat mengapresiasi dengan alat penenunan pembuatan songket yang merupakan budaya dari Kabupaten Jembrana. Selain itu, salah satu staf menteri akan memberikan salah satu macam event khusus untuk tenun Jembrana dan mungkin akan mendatangkan wisatawan ke Jembrana.
“Selama Bapak Jokowi melihat keadaan di Sentra Tenun, beliau sangat antusias sekali melihat hasil UMKM Jembrana. Saya juga tadi menitipkan Kabupaten Jembrana kepada Bapak Presiden bahwa Kabupaten Jembrana mempunyai PAD yang sangat kecil,” pungkas Tamba. man






















