Jokowi Minta Penerimaan Penonton di Bandara Lombok Tidak Ruwet

  • Whatsapp
PRESIDEN Jokowi saat memimpin ratas persiapan MotoGP Mandalika di Hotel Raja, kawasan KEK Mandalika, Loteng, Kamis (13/1/2022). Foto: rul

LOTENG – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memimpin rapat terbatas (ratas) bersama jajarannya terkait persiapan MotoGP Mandalika, Kamis (13/1/2022). Dalam rapat yang dihadiri Gubernur Zulkieflimansyah, Kapolda NTB dan sejumlah menteri Kabinet Indonesia Kerja tersebut, Jokowi menghendaki persiapan MotoGP dapat berjalan baik.

Jokowi tidak mau dalam dua bulan menjelang pelaksanaan MotoGP Mandalika ada isu-isu yang menumpang yang dapat mengganggu jalannya event akbar tersebut.

Bacaan Lainnya

“Tadi, sejak saya turun dari pesawat hingga terminal Bandara Lombok, masuk y pass hingga ke Sirkuit Mandalika, saya ingin pastikan persiapan MotoGP 2022 di Mandalika betul-betul terlaksana dengan baik. Pokoknya, jangan ada isu yang numpang dalam dua bulan ini,” instruksi Jokowi dalam ratas tersebut.

Menurut Jokowi, dengan sisa waktu dua bulan, kerja persiapan MotoGP Mandalika akan berkejaran dengan waktu. Karena itu, persiapan di Bandara Lombok harus dilakukan cepat, dan penerimaan para penontonnya tidak ruwet.

”Yang utama, kenyamanan penonton harus dipastikan aman dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan Covid-19. Intinya, kecepatan pelayanan itu harus aman dari Covid-19,” tegasnya.

Jokowi memberi perhatian tiga isu yang harus dipastikan tuntas secepatnya. Pertama, slot penerbangan dari dan menuju Bandara Lombok harus dihitung dengan cermat. Selanjutnya loading (masuk) dan unloading (pengeluaran) logistik untuk tim peserta MotoGP Mandalika harus benar-benar tuntas.

Baca juga :  Sanjaya Hadiri “Pemelaspasan” di Banjar Eka Swara Dangin Carik

“Saya enggak mau kejadian saat WSBK lalu muncul lagi. Ada kargo pabrikan motor yang dibuka tanpa ada pemberitahuan terlebih dahulu dari lembaga resminya, terjadi lagi saat MotoGP,” serunya.

Hal lainnya terkait kelancaran proses di Bandara, mulai dari Imigrasi, protokol kesehatan Covid-19 dan bea cukai. Proses ini diminta dilakukan secara profesional dan cepat. Selain itu, moda transportasi dari Kupang di Provinsi NTT menuju ke Mandalika harus pula dihitung dengan betul.

Sebab, para penonton yang datang ke Sirkuit Mandalika akan mencapai 63 ribu orang. “Ingat, yang kita kelola adalah 63 ribu orang. Dan ini bukan barang mudah, belum lagi masyarakat sekitar,” cetusnya wanti-wanti.

“Yang utama, penggemar MotoGP sangat banyak di Indonesia. Ini catatan saya, termasuk pembenahan lanskap di Jalan Bypass BIL ke Mandalika itu akan selesai akhir Februari 2022. Ini juga termasuk penataan jalan, dan penghijauan kawasan sepanjang jalan,” sambung Jokowi.

Untuk manfaat ekonomi lokal, Jokowi menghendaki peluasan dan penataan jalan di Mandalika. Di antaranya akses Kuta-Keruak agar tidak melupakan penataan warung PKL dan sovernirnya.

Wajah dalam sirkuit Mandalika juga harus berubah total, dan mulai paddock, pitbull, ofisial, sistem drainase dan tribun penonton harus cepat diselesaikan.

“Jangan mepet dikerjakan. Saya enggak mau lagi mendengar ada alasan curah hujan, lantas sistem drainase kita enggak mampet. Termasuk pengaspalan sirkuit dan kebutuhan listrik, harus dipastikan seluruhnya selesai sebelum tes pramusim pada Februari ini,” instruksinya.

Baca juga :  Pilkada Denpasar dan Bayangan Trauma Pemilu Serentak 2019

Mengenai proses relokasi warga di dalam kawasan Sirkuit Mandalika yang kabarnya sudah selesai, harus dipastikan tidak ada lagi menjelang tes pramusim pada Februari mendatang.

Intinya, semua yang masih kurang harus dibenahi. “Saya enggak mau lagi ada rumus enggak tuntas. Intinya, ajang MotoGP Mandalika 2022 harus lebih baik pelaksanaannya dari WSBK lalu,” urainya menandaskan. rul

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.