DENPASAR – Berbagai upaya dilakukan agar terciptanya sungai bersih di Kota Denpasar. Selain mendukung kebersihan lingkungan sungai dan aliran sungai, turut dilaksanakan penuangan cairan Eco Enzyme. Salah satunya di aliran Tukad Bindu, Selasa (2/3/2021).
Perintis Penataan dan Pengawasan Yayasan Tukad Bindu, I Gusti Ari Rai Temaja, menjelaskan bahwa pelaksanaan kegiatan ini merupakan kerja sama antara Yayasan Tukad Bindu dan Yayasan Bali Tresna Sujati yang bergerak di bidang kepedulian lingkungan. Selain itu, penuangan Eco Enzyme juga merupakan rangkaian HUT ke-233 Kota Denpasar.
“Cairan Eco Enzyme mulai digunakan sebagai cara untuk membersihkan sungai di Indonesia dari limbah rumah tangga hingga industri. Eco enzyme dipercaya mampu mengurai limbah yang berdampak buruk bagi kelestarian hidup di sungai,” ujar pria yang akrab disapa Gung Nik ini .
Gung Nik menambahkan, bahwa kegiatan penuangan Eco Enzyme ini akan dilaksanakan secara rutin dan bertahap. Sehingga diharapkan kedepanya sungai di Kota Denpasar dapat tetap bersih dan bebas dari pencemaran. Pada aksi ini, sedikitnya 200 liter cairan Eco Enzyme dituangkan di kawasan Tukad Bindu.
“Selain menjaga kebersihan sungai, dengan penuangan cairan Eco Enzyme secara rutin diharapkan mampu menjaga kebersihan sungai dan menghindari sungai dari pencemaran limbah, mari kita jaga bersama menjaga kelestarian sungai untuk anak cucu kita,” ujarnya. rls/tra























