POSMERDEKA.COM,BANGLI – Gegernya isu penculikan yang terjadi di wilayah Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli cukup meresahkan masyarakat Bangli. Menyikapi isu yang berkembang di masyarakat tersebut, Polres Bangli akhirnya angkat bicara.
Kasatreskrim Polres Bangli, AKP Ngakan Gede Eka Yuana, Senin (6/11/2023) menyampaikan, memang benar Polres menerima aduan dari Ibu Agung yang tinggal di Banjar Tanggahan Peken, Desa Sulahan, Kecamatan Susut bahwa dua cucunya tidak pulang ke rumah pada Jumat (3/11/2023). Kronologinya, kata dia, NDP (13) dan MKSY (7) yang merupakan saudara kandung ini, berpamitan kepada neneknya, Ibu Agung, pada pukul 08.45 Wita untuk belanja di UD Utama Jaya. Jaraknya kurang lebih 300 meter dari tempat tinggal mereka. Namun, hingga pukul 11.00 Wita, kedua anak tersebut tak kunjung kembali.
I Ketut Lambud, kakek kedua anak tersebut, menyusul cucunya ke UD Utama Jaya. Sampai di lokasi, Lambud tak menemukan kedua cucunya, dan berupaya mencari ke tempat lain meski tetap tidak ditemukan. Ibu Agung kemudian mengadukan hal tersebut ke Polres Bangli.
Berbekal pengaduan tersebut, polisi melakukan olah TKP dan ditemukan ada rekaman CCTV yang memperlihatkan kedua anak tersebut dibawa mobil minibus jenis APV warna silver. Setelah didalami, diketahui dua anak itu dibawa ibunya. Dari pengecekan CCTV di Bandara Ngurah Rai dan manifest penumpang, diketahui kedua anak tersebut terbang ibu kandungnya, Ni Wayan MPS, dari Denpasar menuju Cengkareng dan lanjut ke Jambi. Keluarga pengadu juga membenarkan bahwa perempuan dalam rekaman CCTV itu memang ibu kandungnya sendiri.
“Ini bukan kasus penculikan karena ada komunikasi antara kedua anak tersebut dengan ibu kandungnya melalui telepon, minta untuk dijemput ibunya. Hal ini murni karena miskomunikasi,” tegasnya.
Walaupun demikian, dia tetap mengimbau masyarakat agar selalu berhati hati dan memperhatikan anak-anak. “Terutama saat berada di luar rumah,” pintanya. gia























