Implementasi PPNSB Jangan Diganggu Ego Sektoral

  • Whatsapp
KETUA DPD PDIP Bali, Wayan Koster. Foto: gus hendra
KETUA DPD PDIP Bali, Wayan Koster. Foto: gus hendra

DENPASAR – 15 tahun tidak pernah menang, PDIP masih memendam penasaran untuk menguasai Karangasem dalam Pilkada Serentak 2020. Untuk mewujudkan itu, DPD PDIP Bali merancang untuk “mengeroyok” koalisi IGA Mas Sumatri sebagai petahana dengan menurunkan kekuatan kader di kabupaten yang tidak menggelar pilkada. Pernyataan itu dilontarkan Ketua DPD PDIP Bali, Wayan Koster, usai Rakerda di Inna Grand Bali Beach Sanur, Sabtu (14/3/2020).

Rakerda dengan tema “Solid Bergerak Wujudkan Indonesia Negara Industri, Berbasis Riset dan Inovasi Nasional” itu diikuti seluruh jajaran pengurus DPD PDIP Bali, DPC PDIP kabupaten/kota, anggota Fraksi PDIP DPRD kabupaten/kota dan Provinsi Bali, enam anggota Fraksi PDIP DPR RI Dapil Bali, dan sejumlah kader lainnya. Dari DPP hadir Sukur H. Nababan, Rieke Diah Pitaloka, M. Herviano, dan sejumlah pengurus lainnya.

Bacaan Lainnya

Mengunci kemenangan Pilkada Serentak itu, terutama Pilkada Karangasem, Koster menyebut partainya akan habis-habisan dengan mengerahkan pasukan “multinasional”. Kekuatan dari kabupaten lain di Bali yang tidak melaksanakan pilkada akan dikerahkan ke Karangasem untuk memenangkan jagoan PDIP. Untuk diketahui, Karangasem adalah satu-satunya daerah yang saat ini kepala daerahnya bukan dari PDIP. Calon yang akan diusung dipastikan berhadapan dengan petahana I Gusti Ayu Mas Sumatri. PDIP kemungkinan menjagokan I Gede Dana yang sekarang menjabat Ketua DPRD Karangsem sebagai penantang Mas Sumatri.

Baca juga :  Gelorakan Semangat Kemerdekaan, TP PKK dan IKAPTK Karangasem bagi 1.708 Masker

Terkait materi Rakerda, Koster menjelaskan pembahasan lebih menekankan tindak lanjut hasil Rakernas pada Januari 2020 lalu. Pertama, kata dia, agenda yang berkaitan dengan pelaksanaan ideologi partai secara tegak lurus. Kedua, khusus untuk Bali menyangkut penajaman kembali soal Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PPNSB), yang harus dilaksanakan secara terintegrasi dan terpadu di seluruh Bali mulai dari jenjang provinsi hingga kabupaten/kota. Apalagi Bali adalah pilot project PPNSB secara nasional. “Tidak boleh ada ego wilayah, ego sektoral,” serunya.

Agenda ketiga menyangkut persiapan menghadapi Pilkada Serentak 2020, dengan target sapu bersih kemenangan pada 23 September mendatang. Namun, dia tak menyinggung soal rekomendasi paslon yang akan diusung. Dia hanya bilang paslon baru akan diumumkan pada akhir Maret ini.

Koster menarget seluruh kabupaten/Kota di Bali dipimpin kader PDIP, sehingga PPNSB bisa dijalankan maksimal di seluruh daerah. Informasi tambahan, dari sembilan kabupaten/kota di Bali, PDIP menguasai tujuh daerah selain Karangsem dan Klungkung. 010

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.