IGN Jaya Negara Terharu Empati Warga

  • Whatsapp
PASLON nomor urut 1 Pilkada Denpasar, IGN Jaya Negara-Kadek Agus Arya Wibawa; didampingi legislator DPRD Denpasar, Ketut Suteja Kumara, saat hadir di acara donor darah di DPD PDIP Bali, Minggu (22/11/2020). Foto: gus hendra
PASLON nomor urut 1 Pilkada Denpasar, IGN Jaya Negara-Kadek Agus Arya Wibawa; didampingi legislator DPRD Denpasar, Ketut Suteja Kumara, saat hadir di acara donor darah di DPD PDIP Bali, Minggu (22/11/2020). Foto: gus hendra

MESKI wajahnya tertutup masker, dapat terlihat ekspresi IGN Jaya Negara rada terkejut ketika tahu jumlah warga yang berpartisipasi donor darah di DPD PDIP Bali, Minggu (22/11/2020). Menaksir tidak lebih dari 100 orang, wajar Sekretaris DPD PDIP Bali itu terkejut karena yang mendaftar mencapai 230 orang. “Tidak nyangka sama sekali, tyang (saya) malah bilang tadi paling 100 orang yang datang, mungkin tidak sampai,” tutur calon Wali Kota Denpasar tersebut geleng-geleng kepala.

Besarnya animo masyarakat itu, sebutnya, sebagai bukti masih tingginya empati kepada sesama di masyarakat Denpasar. Selain membuatnya terharu jiwa gotong royong masih lestari di masyarakat meski dihantui pandemi, spirit itu juga membuatnya percaya diri visi membangun Denpasar Maju dapat terwujud. Sebab, rasa memiliki dan saling menjaga masih terawat di Denpasar.

Bacaan Lainnya

Di sisi lain, membeludaknya peserta membuat panitia mesti kerja keras menjaga protokol kesehatan (prokes) tetap berjalan. Mulai wajib ukur suhu tubuh sebelum masuk, juga juga membagikan masker standar medis kepada yang memakai masker scuba atau kain. Kursi menanti giliran juga diatur berjarak satu meter. Panitia menyediakan 16 kasur lapangan untuk donor darah, dengan rerata setiap orang sekitar 10 menit.

Baca juga :  Legislator Golkar Ini Soroti Penanganan TKP di Tengah Pandemi

Sebagai apresiasi, panitia memberi peserta paket sembako berisi beras, gula, dan minyak goreng . “Itu bentuk terima kasih kami kepada pendonor. Kami tahu sekali mereka hadir ke sini murni untuk donor darah, sama sekali tidak berharap dapat sembako,” cetus Jaya Negara usai kegiatan.

Namun, meski ketat menjalankan prokes, ada satu hal tidak dilakukan panitia, yakni mengatur sirkulasi udara secara berkala aula yang berpendingin udara. Pertukaran udara hanya melalui pintu yang dibuka, sedangkan jendela tidak dibuka.

Sebagai catatan, ahli epidemiologi menilai penyebaran Covid-19 akan lebih buruk ketika ruang tertutup ber-AC itu sirkulasi udaranya buruk. Membuat ruangan aman dari virus adalah memastikan udara segar masuk, dan bisa dilakukan dengan membuka pintu atau jendela secara berkala. hen

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.