DENPASAR – Hipnoterapi atau yang juga dikenal dengan istilah hipnosis sering kali dipakai sebagai salah satu pengobatan masalah kesehatan mental tertentu. Namun, tak bisa sembarangan, hipnoterapi hanya mampu dilakukan oleh ahli dan bukan untuk tujuan buruk.
Menurut pakar hypnosis, Dr. I Wayan Ritiaksa, S.Ag.,M.Ag. CH. CHt., banyak yang tidak menyadari keadaan dirinya, apakah dalam keadaan sehat atau sakit, beranggapan bahwa dirinya sehat-sehat saja tanpa menyadari keadaan yang sesungguhnya sudah merupakan kebiasaan banyak orang. Tetapi bagi mereka yang dengan cepat menyadari betapa pentingnya melakukan terapi terhadap pikiran demi kesehatan adalah merupakan keharusan. ‘’Salah satu caranya adalah dengan hipnoterapi,’’ ujar Wayan Ritiaksa, Minggu (17/7/2022).
Dia menjelaskan, hipnoterapi secara gampangnya dapat diterjemahkan sebagai terapi pikiran dengan hipnosis. Karena pikiran, baik; pikiran sadar maupun pikiran bawah sadar menjadi “raja” dari “akal” atau akal adalah abdi dari pikiran. Apapun yang dipikirkan maka akal akan mengikuti.
‘’Akal selalu memiliki satu pertanyaan “bagaimana caranya?” Contoh. Jika melihat orang jatuh dari sepeda motor dijalan raya, maka pikiran sehat anda ingin menolong dan akal anda akan bergerak menolong secara sehat, tetapi ketika pikiran anda ingin menolong dan ada pamerihnya maka akal kurang sehat anda juga mengikuti dan terjadilah perilaku pura pura menolong dan menyimpang dari norma-norma yang ada. Simpulannya adalah akal selalu mengikuti pikiran. Akal akan muncul sesuai denga napa yang dipikirkan,’’ ulasnya.
Untuk apa hipnoterapi? Menurut Kepala SDN 8 Dauh Puri ini, semua masalah ada penyebabnya dan butuh diselesaikan. ‘’Dengan hipnoterapi, Anda dibantu untuk menemukan akar masalah yang Anda alami dan membereskannya sampai tuntas, sehingga Anda bisa mencapai hasil yang diinginkan dengan perasaan tenang dan damai,’’ sebutnya.
‘’Pikiran rileks dan reseptif memungkinkan anda mengakses memori (gelombang Theta) dan emosi (gelombang Delta) yang menyebabkan masalah, tanpa adanya intervensi dari pikiran sadar atau pikiran yang menganalisis (gelombang Beta),’’ imbuhnya.
Banyak manfaat yang bisa didapatkan ketika melakukan hipnoterapi. Selain bisa mengubah sikap, persepsi, hipnoterapi juga bisa mengubah perilaku seseorang terhadap sesuatu. Selain itu, hipnoterapi juga bermanfaat untuk membuka diri dalam sebuah diskusi dan sugesti.
Melalui terapi ini dapat membantu pasien gangguan kesehatan seperti; seks problem (disfungsi ereksi, ejakulasi dini, homoseks, lesbian, biseks, vaginismus), sampai psychogenic infertility (mandul). Juga diyakini bermanfaat untuk menyembuhkan trauma atau luka batin, stress, frustrasi, kecemasan berlebihan, takut berlebihan sampai keinginan berhenti merokok dan berbagai penyakit psikosomatis.
Memberikan hipnoterapi atau sugesti kepada anak, biasanya hal itu berguna bagi anak untuk dapat melakukan aktivitasnya secara berulang-ulang. Misalnya dalam hal belajar, dengan mengajarkan anak membaca atau pun menulis dengan berulang-ulang, hal itu mampu membuat anak menjadi mahir membaca dan menulis. Hingga dapat mengatasi mental block penghambat sukses. tra























