GIANYAR – Puluhan warga Pejeng yang sebelumnya menjalani karantina mandiri di rumahnya selama dua pekan, kini bisa bernafas lega. Pasalnya, rapid test tahap II yang dilaksanakan Selasa (7/7/2020), hasilnya nonreaktif. Mereka pun diperbolehkan melakukan aktivitas sebagaimana biasanya keluar rumah mulai Rabu (8/7/2020).
Pantauan di lapangan, sejumlah Satgas Gotong Royong Pencegahan Covid-19 Desa Pejeng bersama pecalang tampak berjaga-jaga di depan rumah warga Banjar Puseh yang positif covid-19. Mereka menunggu petugas kesehatan dari UPTD Kesmas II Tampaksiring yang akan melakukan rapid test tahap II.
Begitu tiba di lokasi sekitar pukul 09.30 wita, sebanyak 4 orang petugas kesehatan tersebut langsung disambut Ketua Satgas Gotong Royong Pencegahan Covid-19 Desa Pejeng Ida Bagus Gede Suryawan.
Dipimpin langsung Kepala UPTD Kesmas II Tampaksiring dr. Luh Toni Parwati para petugas langsung menuju geriya IADM (24) warga yang pertama dinyatakan positif Covid-19. Di sana ada sebanyak 7 orang yang dirapid test, termasuk warga sekitar yang sebelumnya sempat kontak dengan IADM. Proses rapid test ini berlangsung sekitar 30 menit.
Selanjutnya, petugas kembali melaksanakan tugasnya di rumah NK (59). Di rumah NK ini sebanyak 37 orang termasuk diantaranya anak-anak dan lansia yang menjalani rapid test tahap II. Seluruh proses rapid test tahap II ini berlangsung lancar hingga sekitar pukul 11.30 wita.
Kepala UPTD Kesmas II Tampaksiring dr. Luh Toni Parwati mengatakan syukur seluruh tahapan rapid test tahap II ini berjalan lancar. Ditanya hasil rapid test tahap II ini, dr. Toni mengungkapkan semuanya nonreaKtif. ”Syukur, hasilnya semua non-reactif,” ucapnya ditemui usai rapid test.
Lebih lanjut, dr. Toni mengatakan, berdasakan hasil tersebut seluruh warga yang sebelumnya menjalani karantina mandiri, sudah bisa beraktifitas kembali di luar rumah. “Mulai besok (Rabu 8 Juli 2020), mereka sudah bisa keluar rumah,” imbuhnya.
Ketua Satgas Gotong Royong Pencegahan Covid-19 Desa Pejeng Ida Bagus Gede Suryawan mengatakan akan segera menyampaikan hal tersebut kepada pihak keluarga yang sebelumnya menjalani karantina mandiri.
Sementara itu menurut informasi, IADM yang sebelumnya dinyatakan positif kini telah sembuh dan sudah diperbolehkan pulang. Sementara NK hingga kini masih mendapat perawatan secara intensif. yes
























