Hasil Operasi Patuh Lempuyang Turun di Hari Keempat

Foto: RAZIA POLISI SATLANTAS Polres Karangasem menggelar Operasi Patuh Lempuyang 2020, Minggu (26/7). Foto: nad
Foto: RAZIA POLISI SATLANTAS Polres Karangasem menggelar Operasi Patuh Lempuyang 2020, Minggu (26/7). Foto: nad

KARANGASEM – Satuan Lalu Lintas Polres Karangasem menggelar Operasi Patuh Lempuyang 2020, Minggu (26/7). Pada hari keempat Operasi Patuh Lempuyang 2020, Polres Karangasem menindak 17 pelanggar di Simpang 3 Patung Salak Jasri, Kelurahan Subagan, Kabupaten Karangasem. Adapun hasil giat penindakan berupa tilang dengan rincian jenis pelanggaran tidak memiliki SIM (5), tanpa STNK (5), kelengkapan kendaraan (1), Kir (1) dan tanpa helm (5) dengan barang bukti STNK sebanyak 11, SIM (3) dan motor (3).

Kasat Lantas Polres Karangasem, AKP Debi Wiharjayadi, menjelaskan, Operasi Patuh Lempuyang ini berbeda dengan operasi tahun sebelumnya yakni sedikit melakukan sistem razia di tempat untuk menghindari kerumunan. Lebih banyak anggota gunakan sistem stasioner.

Read More

‘’Kita menghindari kerumunan, jika pun dilakukan, jarak selalu kita perhatikan terutama saat memberikan pencegahan (preventif) di tempat-tempat pelayanan publik,’’ katanya.

“Operasi ini kita lakukan benar-benar selektif terutama pelanggaran yang membahayakan diri sendiri dan orang lain,’’ bebernya.

Ia menegaskan, pihaknya melaksanakan operasi dengan sistem razia, tidak semua kendaraan dihentikan. Yang dihentikan hanyalah yang kasat mata seperti tidak memakai helm dan anak di bawah umur saja yang diperiksa, serta memberikan teguran terhadap pelanggar protokol kesehatan.

‘’Dengan cara mobile atau hunting system di sejumlah jalan yang menjadi target operasi ini, sekali lagi lebih efektif dan aman dari virus Corona. Jadi ada perpindahan secara mobile,’’ kata AKP Debi Wiharjayadi.

Namun, ia tidak dapat memastikan berapa lama penjagaan di satu titik berlangsung. Ia mengatakan petugas akan berpindah lokasi operasi jika di tempat tersebut dinilai pelanggaran sudah berkurang. ‘’Itu tidak bisa dihitung berapa lamanya, kan itu mobile? Kalau sudah dirasa berkurang pelanggarannya, ya kita akan pindah lagi. Jadi akan mencari tempat yang sekiranya akan banyak pelanggaran,’’ terangnya. 017

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.