DENPASAR – Perkembangan harian pandemi covid-19 di Bali dalam beberapa hari terakhir, kembali didominasi tambahan kasus positif baru. Sementara pasien yang dinyatakan sembuh justru makin menurun, sehingga berpengaruh terhadap penambahan kasus aktif.
Berdasarkan data harian yang dirilis Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Provinsi Bali, Senin (16/11/2020), tercatat ada penambahan kasus terkonfirmasi positif sebanyak 68 orang atau 37 orang lebih banyak dari pasien sembuh sebanyak 31 orang.
Sehari sebelumnya Minggu (15/11/2020), kasus positif bertambah 60 orang, sehingga ada peningkatan sebanyak 8 orang. Berbanding terbalik dengan pasien sembuh, dimana pada Minggu (15/11) berjumlah 55 orang, kini menurun menjadi 31 orang. Kabar tidak baik ini, juga dilengkapi dengan tambahan satu pasien meninggal dunia, padahal dua hari beruturut-turut sempat nihil.
Dari 68 orang (67 transmisi lokal dan 1 PPDN) yang terpapar, dilaporkan seluruh kabupaten/kota di Bali, dimana Kabupaten Gianyar menjadi penyumbang terbanyak 21 orang. Disusul Denpasar (16), Badung (10), Jembrana (7), Tabanan (7), Buleleng (4), Bangli, Klungkung dan Karangasem masing-masing 1 orang.
”Dengan demikian, secara kumulatif sampai hari ini, kasus positif covid-19 di Bali berjumlah 12.759 orang (12.728 WNI dan 31 WNA) yang didominasi transmisi lokal sebanyak 12.359 kasus,” jelas Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Bali, Drs. I Made Rentin, AP.M.Si, Senin (15/11/2020).
Sedangkan 31 pasien yang dinyatakan sembuh, dilaporkan 7 kabupaten/kota, dimana Kota Denpasar mencatatkan yang terbanyak 18 orang. Disusul Buleleng (5), Badung (4), Jembrana, Tabanan, Klungkung dan domisili lain masing-masing 1 orang. Jadi, total pasien sembuh di Bali kini berjumlah 11.702 orang (91,72%) dengan rincian 11.675 WNI dan 27 WNA.

Sementara, satu-satunya pasien yang meninggal dunia merupakan warga Kabupaten Badung. Dengan demikian, jumlah kasus meninggal dunia di Bali akibat wabah covid-19 ini berjumlah 405 Orang (3,17%) dengan rincian 402 WNI dan 3 WNA.
Lebih dominannya tambahan kasus positif baru, secara langsung menambah jumlah kasus aktif (pasien dalam perawatan) di Bali menjadi 652 orang (5,11%) dengan rincian 651 WNI dan 1 WNA, yang dirawat di 17 RS rujukan dan dikarantina di Bapelkesmas, UPT Nyitdah, Wisma Bima dan BPK Pering.
Menyikapi makin dominannya tambahan kasus positif dalam beberapa hari ini, Made Rentin mengajak masyarakat Bali agar meningkatkan kewaspadaan dan disiplin mematuhi protokol kesehatan, dimana pun berada. ”Jadi harus lebih waspada, karena Covid-19 ini musuh tak kasat mata, mengincar tiap momen kelengahan kita,” tegasnya.
Rentin juga kembali mengingatkan pesan ibu “terapkan 3M” yakni memakai masker kapanpun & dimanapun terutama saat berada ditengah keramaian dan sedang mengobrol (berbicara) dengan orang lain, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir setiap saat karena aliran air sabun sangat efektif melarutkan virus dan kuman di kulit, serta ingatlah selalu untuk menjaga jarak dengan orang lain.
Ditegaskan Rentin, bahwa pengendalian dan pencegahan covid-19 merupakan tanggung jawab bersama. Sinergi antara pemerintah, masyarakat dan semua pihak adalah kunci utamanya. ”Untuk itu, mari bersama kita terapkan protokol kesehatan kapanpun dan dimanapun berada,” tandas Kalaksa BPBD Provinsi Bali itu.
Menurutnya, pulihnya kesehatan masyarakat dari wabah Covid-19 merupakan tanda akan segera pulihnya perekonomian yang sebelumnya anjlok akibat pariwisata yang mengalami dampak sangat besar.
”Mari kita dukung upaya pemerintah, dengan penuh disiplin melaksanakan protokol kesehatan, saling mengingatkan sesama, selalu menjaga diri dan lingkungan agar bisa segera terbebas dari pandemi ini,” ajak Made Rentin. yes























