Hadapi Kejurnas Virtual Khusus Kata, PJSI Bali Siapkan 8 Pejudo

  • Whatsapp
PEJUDO Bali saat melakukan latihan, persiapan menghadapi Kejurnas khusus Kata secara virtual, Sabtu (7/11/2020). foto: ist

DENPASAR – Pengprov Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Bali menyiapkan 8 pejudo untuk menghadapi Kejuaraan Nasional (Kejurnas Judo khusus katagori Kata secara Virtual, Sabtu (7/11/2020) lusa.

Kejurnas akan mempertandingkan dua katagori yakni Nage No Kata (Kata Putra) dan Ju No Kata (Kata Putri) yang diikuti delapan pengurus provinsi (pengprov) serta empat pengprov peserta eksebisi termasuk Bali.

Bacaan Lainnya

”Ya, kami sudah siapkan 8 pejudo (empat putra dan empat putri) untuk Kejurnas tersebut. Mereka ditangani tiga pelatih; Nyoman Sumerta (Bangli), Wayan Adi Antari (Karangasem) dan Dewa Ayu Warta Putriningsih (Badung),” ujar Ketua II Bidang Pembinaan dan Prestasi (Binpres) PJSI Bali, Agus Putra Adnyana saat dikonfirmasi via telepon, Rabu (4/11/2020).

Empat atlet putra yang dipersiapkan di katagori Nage No Kata (KATA Putra) yakni; IB Wisnu Adi Kumara (Karangasem) dan I Wayan Jully Suantara (Karangasem) serta pasangan Putu Evin Prayoga (Denpasar) dengan I Md Andika Saputra (Denpasar).

Sementara di katagori Ju No Kata (Kata Putri) yakni; Ni Nyoman Suwitri (Badung yang berpasangan dengan Ni Md Sukerti (Badung serta duet Ni Kadek Ana Dwi Yanti (Bangli) dan Ni Kadek Linda Putriana (Bangli).

Baca juga :  8 Desa di Buleleng Bentuk Kawasan Perdesaan Denbukit

Ditanya soal target, Agus hanya berharap ke-8 atletnya tampil maksimal, apalagi Bali baru pertama kali mengikuti kejuarnas KATA. Selain itu, persiapan yang dilakukan juga tidak maksimal karena dampak pandemi covid-19.

”Latihan anak-anak sangat terbatas di masa pandemi ini. Bahkan efektinya baru berjalan 2 minggu. Karena itu, kami tidak membebani mereka dengan target yang berlebihan, tetapi tetap diharapkan bisa tampil maksimal,” pungkas Agus.

Sebelumnya, Wakil Ketua PB PJSI yang juga Panitia Pelaksana Kejurnas Kata Virtual 2020, Perry Pantouw menyebutkan, delapan pengprov yang ambil bagian yakni; PJSI Jawa Tengah, PJSI Papua, PJSI Jawa Timur, PJSI Sulsel, PJSI Kalimantan Timur, PJSI DKI Jakarta, PJSI Jawa Barat, dan PJSI DI Yogyakarata.

Sementara empat peserta ekshibisi terdiri dari PJSI Kalsel, PJSI Bali, PJSI Sumut, dan PJSI Banten. “Tujuan kejuaraan nasional kali ini adalah memotivasi atlet, pelatih dan pengurus PJSI yang selama pandemi Covid-19 belum dapat bertanding secara faktual,” katanya.

Para peserta nantinya akan bertanding dari daerah masing-masing. Para atlet berpasangan menampilkan gerakannya yang disaksikan langsung oleh para juri baik yang berlisensi internasional maupun nasional.

Semua pertandingan akan disaksikan langsung oleh seluruh peserta lainnya melalui aplikasi Zoom yang juga akan disiarkan dalam kanal Youtube Indonesia Judo Federation, pada Sabtu (7/11/2020) mulai pukul 09.00 WIB. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.