POSMERDEKA.COM, DENPASAR – Suasana lantai 2 Learning Center Grisda pada Jumat (5/6/2026) terasa berbeda. Para guru SMP PGRI 2 Denpasar (Grisda) tampak antusias mengikuti Workshop Reviu Kurikulum Tahun Ajaran 2026/2027 dengan tema “Penguatan Implementasi Pembelajaran Mendalam dan Literasi Digital”.
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan di Grisda dan mempersiapkan implementasi pembelajaran yang relevan dengan perkembangan zaman dengan menghadirkan pembelajaran yang inovatif, bermakna, berpusat pada peserta didik, serta mampu mengintegrasikan teknologi dalam proses pembelajaran.
Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar, Anak Agung Gede Wiratama, saat menyampaikan kebijakan pendidikan Kota Denpasar, menekankan pentingnya guru untuk terus beradaptasi dengan perkembangan zaman. “Guru di era digital tidak bisa lagi mengajar dengan pola lama. Kita harus menghadirkan pembelajaran yang mendalam, relevan, dan memanfaatkan teknologi. Itulah jalan menuju pendidikan yang lebih bermutu,” ujarnya.
Tema yang diangkat dalam workshop ini, kata Wiratama, merupakan jawaban atas tantangan era digital sekaligus upaya membekali generasi muda dengan keterampilan berpikir kritis, kreatif, dan adaptif. Dan pembelajaran mendalam menekankan pada pemahaman konsep, bukansekadar hafalan.
Sementara itu, literasi digital menjadi bekal penting agar siswa mampu menggunakan teknologi secara bijak, produktif, dan bertanggung jawab. kedua hal ini saling melengkapi dalam membentuk profil pelajar Pancasila yang berkarakter, berdaya saing, dan siap menghadapi masa depan.
Kepala SMP PGRI 2 Denpasar, Ayu Sri Wahyuni, S.Pd., M.Pd., mengatakan workshop ini menjadi sangat strategis sebagai ruang refleksi, evaluasi, dan penyempurnaan kurikulum sekolah agar benar-benar relevan dengan kebutuhan peserta didik di masa kini dan masa depan. Terlebih tahun ajaran 2026/2027 merupakan momentum yang sangat penting bagi SMP PGRI 2 Denpasar, karena dipercaya oleh Kementerian Pendidikan sebagai Sekolah Model Implementasi Pembelajaran Mendalam (PM) serta Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA).
Menurutnya, implementasi Pembelajaran Mendalam dan Literasi Digital sangat sejalan dengan arah pengembangan SMP PGRI 2 Denpasar. Dalam workshop ini, kata dia, juga memperdalam pemanfaatan IFP (Interactive Flat Panel) sebagai salah satu media pembelajaran digital yang telah tersedia di SMP PGRI 2 Denpasar.
Sementara itu, banjir pujian atas berbagai capaian yang membanggakan telah diraih SMP PGRI 2 Denpasar, di antaranya jumlah peserta didik terus meningkat, prestasi akademik maupun nonakademik terus bertambah, program-program unggulan seperti Kelas Bilingual, Robotik dan Koding, Komunitas Belajar Serasi, program literasi dan numerasi, Sekolah Ramah Anak, serta berbagai inovasi lainnya, tak membuat Ayu Sri Wahyuni yang juga Sekum PGRI Bali ini jumawa dan berpuas diri. Sebaliknya, ia tetap rendah hati dan mengingatkan guru-guru agar workshop ini harus menjadi titik awal untuk melahirkan gagasan-gagasan baru, strategi pembelajaran yang lebih bermakna, dan komitmen bersama dalam menghadirkan pengalaman belajar terbaik bagi peserta didik.
Sementara itu, Plh. Ketua YPLP Kota PGRI Denpasar, Dr. I Ketut Gede Adi Trisna Sugara, ST, M.Pd., memberi apresiasi pelaksanaan workshop reviu kurikulum sebagai bukti bahwa sekolah ini terus bergeliat untuk meningkatkan mutu. Saat ini diperlukan guru yang cerdas. Guru yang cerdas berarti gurunya juga pandai. Ditambah dengan guru yang mau kerja keras, kerja ikhlas, dan kerja tuntas.
Agenda workshop yang berlangsung tiga hari mulai 5–7 Juni 2026 menghadirkan narasumber yang kompeten di bidang pendidikan, di antaranya Erry Trisna Nurhayana, S.Pd., M.Pd. (Pengawas SMP) dan I Nyoman Haryantara, S.Pd. (Guru Pejuang Digital Provinsi Bali). Selama tiga hari, peserta workshop mendapatkan penguatan mengenai kebijakan pendidikan terkini, Reviu Kurikulum Satuan Pendidikan, Pembelajaran Mendalam (Deep Learning), penyusunan modul ajar terintegrasi, pemanfaatan Interactive Flat Panel (IFP) dalam pembelajaran, serta penyusunan kalender akademik, program tahunan, program semester, ATP, dan modul ajar. tra






















