KLUNGKUNG – Dinas Pendidikan Kabupaten Klungkung mendapat pekerjaan rumah dari Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta, agar membuat data potensi yang dimiliki sektor pendidikan nonformal. Alasannya, untuk saat ini yang dimiliki hanya data yang sudah tertangani saja.
“Hal ini penting agar Pemkab Klungkung dapat mengetahui berapa masyarakat yang belum memiliki kesetaraan dalam pendidikan, dan dapat secepatnya mengambil tindakan,” seru Suwirta saat berkunjung ke Disdik Klungkung, Senin (9/5/2022).
Suwirta juga membahas kompetensi guru dalam kunjungannya. Dia minta sertifikat kompetensi harus diimbangi dengan kualitas kompetensi, yang pengakuannya secara formal adalah melalui sertifikat kompetensi, tapi kualitas guru tersebut harus dijamin dan terukur. Terukur dalam artian prestasi anak didik di sekolah, baik akademik maupun nonakademik. Para guru juga diharap peka terhadap potensi anak dan dapat memberi ruang bagi anak didiknya.
“Saat ini zamannya Merdeka Belajar, mereka belajar tidak harus secara formal. Jadi, apa pun kegiatan yang mampu meningkatkan kemampuan siswa, baik secara kualitas maupun kuantitas, harus didukung para guru. Untuk guru olahraga juga saya harap dapat secara aktif melihat bibit-bibit atlet dan dibimbing dengan baik,” pesannya memberi instruksi. baw























