BANGLI – Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta, membuka pelatihan guru dan siswa dengan menggunakan metode Gasing (Gampang, Asyik, Menyenangkan) di Aula UHN IGB Sugriwa Kampus Bangli, Rabu (10/8/2022).
Pelatihan dihadiri Staf Menko Marves sekaligus pencipta metode Gasing, Prof. Yohanes Surya; Dekan Dharma Acarya Fakultas Ilmu Pendidikan UHN Sugriwa, Kadisdikpora Kabupaten Bangli, para siswa dan guru peserta.
Kadisdikpora Komang Pariartha dalam laporannya menyampaikan, pelatihan Gasing ini sangat bermanfaat bagi siswa untuk meningkatkan keterampilan berpikir tingkat tinggi. Pelatihan Gasing, jelasnya, diikuti 50 guru ,150 siswa dari Kabupaten Bangli, dan 10 guru ditambah 20 siswa dari Kota Denpasar.
Mereka diajak melalui proses belajar pandai berhitung dengan menggunakan metode Gasing, dan meningkatkan kemampuan numerasi yang berhubungan dengan konsep penjumlahan, perkalian, pengurangan, dan pembagian.
Juga sebagai dasar pembelajaran berbagai subjek, khususnya dalam bidang sains, teknologi, keteknikan dan matematika.
“Sementara manfaat bagi guru, yakni mampu mengajarkan konsep penjumlahan, perkalian, pengurangan, pembagian dengan menggunakan metode Gasing, sehingga meningkatkan efektivitas pembelajaran,” ujarnya.
Bupati Sedana Arta dalam sambutannya mengatakan, pendidikan adalah kunci pembuka gerbang cakrawala kehidupan. Semua kemajuan peradaban bangsa adalah buah karya pendidikan.
Untuk itu, pendidikan haruslah berkualitas, yang tercermin dari seberapa kompeten para lulusannya. Baik kompeten di bidang literasi maupun numerasi.
“Kita ucapkan terima kasih kepada Bapak Prof. Yohanes Surya yang memilih Kabupaten Bangli sebagai tempat menyelenggarakan pelatihan Gasing. Dilaksanakannya pelatihan ini adalah berkah akademik bagi para guru dan siswa,” pujinya.
Lebih jauh diutarakan, pelatihan ini sebuah lompatan untuk mengakselerasi peningkatan kompetensi numerasi para siswa. Misi meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya mewujudkan Bangli Pandai Berhitung, akan benar-benar terwujud.
Untuk mencapainya, pelatihan Gasing adalah jalan besar menuju Bangli yang maju, sehingga warga Bangli bisa melewati berbagai halangan dan rintangan di tengah tantangan zaman dan himpitan kompetisi global.
“Kami berharap semua guru dan siswa selaku peserta pelatihan agar mengikuti dengan sebaik-baiknya, sehingga semua ilmu dan teknik yang diberikan mampu dikuasai, bermanfaat bagi diri sendiri, serta bagi guru dan siswa lainnya,” pesannya. gia






















