Golkar Jembrana Beri Pendampingan Petani Milenial, Perkuat Ekspor Manggis ke Pasar China

  • Whatsapp
KETUA DPD Partai Golkar Jembrana, I Made Suardana, saat memberi sambutan dalam pendampingan dan pelatihan petani milenial di Jembrana, Minggu (23/8/2021). Foto: ist
KETUA DPD Partai Golkar Jembrana, I Made Suardana, saat memberi sambutan dalam pendampingan dan pelatihan petani milenial di Jembrana, Minggu (23/8/2021). Foto: ist

JEMBRANA – DPD Partai Golkar Jembrana serius menindaklanjuti gagasan DPD Partai Golkar Bali untuk menguatkan para petani buah lokal untuk dapat menggapai pasar ekspor. Satu upaya yang dijalankan yakni memberi pendampingan dan pelatihan kepada para petani, mulai tahap awal sampai pascapanen, Minggu (23/8/2021).

Ketua DPD Partai Golkar Jembrana, I Made Suardana, Senin (23/8/2021) mengatakan, latar belakang kegiatan itu tidak lepas dari rencana menyikapi masalah Hutan Bali Barat di Jembrana yang main kritis jika tidak diperhatikan. Selain itu, sebutnya, ada upaya melestarikan hutan kembali dengan tujuan penyanding hutan bisa sejahtera dari hasil hutan.

Bacaan Lainnya

“Solusinya dengan menanam kembali tanaman kayu keras hutan seperti manggis, duren, dan advokat. Dengan tanam kayu keras itu hutan bisa kembali hijau lestari, dan menghasilkan buah yang berguna dari sisi ekonomi,” terang anggota Komisi III DPRD Bali tersebut.

Lebih jauh diuraikan, partainya mengawali dengan memberi pendampingan dan pelatihan bagi petani untuk bertani advokat, manggis dan duren. Bertani dapat dilakukan di kawasan pribadi, milik desa adat di laba pura, telajakan jalan desa dinas, dan terutama di kawasan hutan. Kata dia, untuk dapat bertani dengan baik perlu pendampingan dan pelatihan. “Makanya kami mengundang praktisi, termasuk dari pihak ketiga, dan Pemkab Jembrana. Peserta diberi penjelasan terkait regulasi yang ada, misalnya tanaman apa saja bisa ditanam di hutan. Di sini peran pemda, terutama bantuan bibit tanaman,” jelasnya.

Baca juga :  Bupati Sedana Arta Luncurkan Layanan Pengaduan 24 Jam Bangli Era Baru

Selain mengenai penananam dan pemeliharaan, juga secara khusus dibahas pendampingan untuk tananam manggis. Terakhir juga terkait pascapanen, dengan memberi pemahaman kepada pengepul cara memetik manggis. Antara lain harus dipetik buah yang matang dan buah tidak tergores untuk menjaga kualitas.

“Khusus untuk buah yang berkualitas ini, akan ada pendampingan untuk menyortir buah agar pengiriman buah dari Jimbarwana ke China bisa lebih baik. Tujuannya buah lokal agar bisa ekspor,” lugasnya.

Selain jajaran pengurus DPD Partai Golkar Jembrana, dalam pelatihan itu juga hadir perwakilan asosiasi pengusaha buah dari China, Indra dan Deni, serta asosiasi hortikultura, Jro Tesan. Pesertanya dari Kecamatan Pekutatan dan Mendoyo di rumah Ni Wayan Wirti, anggota Komisi II DPRD Jembrana dari Fraksi Golkar di Desa Pengeragoan Dangin Tukad, Jembrana. hen

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.