Gerindra Dekati PDIP untuk Pilkada Lotim

  • Whatsapp
RACHMAT Hidayat (kanan) bersama Haerul Warisin. Foto: rul
RACHMAT Hidayat (kanan) bersama Haerul Warisin. Foto: rul

MATARAM  – Ketua DPC Partai Gerindra Lombok Timur (Lotim), Haerul Warisin, membangun komunikasi politik untuk memuluskan langkahnya maju pada Pilkada Lombok Timur 2024. Yang terbaru, anggota DPRD NTB tersebut mendekati Ketua DPD PDIP NTB, Rachmat Hidayat.

Rabu (29/12/2021) siang, Haerul secara khusus bertemu dengan Rachmat selepas penyerahan SK kepengurusan DPD Partai Gerindra NTB, di salah satu hotel di Mataram. Rachmat memang menjadi satu-satunya ketua partai yang diundang acara internal Gerindra tersebut. “Membangun komunikasi politik itu sebuah keniscayaan,” kata Haerul sembari tersenyum saat dimintai komentar soal pembicaraaan intensifnya dengan Rachmat, Kamis (30/12/2021).

Bacaan Lainnya

Disinggung materi pembicaraan terkait koalisi kedua partai pada Pilkada Lotim, mantan Wakil Bupati Lotim itu menjawab isi pebicaraan mereka belum saatnya dibuka ke publik. Namun, dia tak menampik memang terus membangun komunikasi politik setelah ditunjuk partainya untuk maju pada Pilkada Lotim tahun 2024.

Berdasarkan data, saat ini Gerindra dan PDIP merupakan partai dengan perolehan suara relatif besar di Lotim. Gerindra memiliki lima kursi, sedangkan PDIP memperoleh empat kursi. 

Haerul yang merupakan tokoh masyarakat dari Lotim bagian selatan itu mengklaim punya kedekatan personal dengan Rachmat. Sebab, Rachmat juga berasal dari Lotim bagian selatan. Sebelum menjadi anggota DPR RI, Rachmat juga membangun karir sebagai anggota DPRD Lombok Timur, “naik kelas” ke DPRD NTB sampai kemudian bercokol di Senayan.

Baca juga :  Jelang PON XX, Polda Papua Giatkan Binmas Noken

“Beliau adalah panutan dan guru politik saya,” puji Haerul sembari menekankan hubungan mereka terjalin intens sejak lama.

Sebelumnya, Haerul juga memastikan telah menimbang sejumlah figur yang berpotensi mendampingi dia untuk maju pada Pilbup Lotim. Sedikitnya ada tiga figur yang kini sedang dilirik. Soal siapa saja mereka, dia menjawab publik akan tahu pada waktunya. Yang pasti, aspek kewilayahan menjadi aspek penting dalam penentuan figur yang akan mendampingi. Karena dia dari Lotim bagian selatan, figur pendampingnya pasti akan berasal dari bagian utara.

Mekanisme menentukan figur pendamping itu, jelasnya, akan disiapkan partai. Antara lain melalui berbagai survei yang terkait popularitas dan elektabilitas. Survei bisa secara perseorangan maupun survei popularitas dan elektabilitas pasangan. Itu sebabnya Haerul terus membangun komunikasi politik intensif.

Di kesempatan terpisah, Rachmat yang dimintai tanggapan soal pembicaraan intensif dengan Haerul Warisin, berkata kerjasama strategis dengan partai politik lain dalam Pilkada adalah bagian upaya PIDP untuk terus memperjuangkan kemaslahatan masyarakat. Karena itu, terangnya, PDIP terbuka dengan hal semacam itu. Namun, apa persis yang dibicarakan, dia beralasan akan ada momentum untuk dibuka kepada publik.

Rachmat tak menampik hubungan mesra antara PDIP dan Gerindra, baik di tingkat pusat dan daerah. Sebagai sesama partai dalam pemerintahan Jokowi, ucapnya, komunikasi kedua partai pun sangat baik. “Komunikasi politik yang terbangun ini menunjukkan partai politik lain nyaman bekerja sama dengan kami,” sahutnya kalem.

Baca juga :  Pasien Positif Covid-19 di Karangasem Baru Pulang dari Pesiar

Jadi, apakah Gerindra dan PDIP akan berkoalisi di Pilbup Lombok Timur? Ditanya begitu, Rachmat hanya menjawab dengan senyum penuh arti. rul

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.