Edukasi Masyarakat Sadar Prokes, Pemkot Denpasar Kerahkan Armada Mobile Calling

  • Whatsapp
ARMADA Mobile Calling Diskominfos Denpasar saat melaksanakan sosialisasi prokes covid-19 di wilayah Kelurahan Panjer. foto: ist

DENPASAR – Sebagai upaya untuk terus mengedukasi masyarakat tentang penanggulangan wabah Covid-19 serta sosialisasi ajakan melakukan vaksinasi, Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar melalui Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Kota Denpasar mengkordinir pengerahan Armada Mobile Calling.

“Sebanyak 4 unit Mobile Calling dari Dinas Kominfo, Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Dinas Perhubungan dan Dinas DP3AP2KB Kota Denpasar secara rutin, gencar berkeliling di wilayah-wilayah yang menjadi fokus atensi kami ,” jelas Kadis Kominfos Kota Denpasar Dr I Dewa Made Agung SE M.Si didampingi Kepala Bidang Komunikasi dan Informasi Publik Dinas Kominfos Gde Wirakusuma.

Bacaan Lainnya

Setiap hari Armada Mobile Calling ini bergerak ke banjar-banjar di wilayah yang terjadi lonjakan kasus atau terdapat kasus positif atau daerah yang sedang melakukan vaksinasi massal. “Sehingga lokasinya berpindah-pindah sesuai data terbaru yang kami terima setiap harinya,” jelas Dewa Agung.

Ditambahkan, materi audio yang disiarkan melalui pengeras suara yang ada di masing-masing mobil ini menyasar masyarakat di lokasi-lokasi yang menjadi pusat aktifitas warga seperti pasar, lapangan umum, pertokoan atau pusat kegiatan masyarakat lainnya.

Pihaknya berharap dengan sosialisasi dan edukasi semacam ini akan semakin banyak warga Kota Denpasar yang paham dan mematuhi anjuran pemerintah dalam penanggulangan wabah covid – 19.

Baca juga :  Pertimbangkan Keselamatan, UVJF 2020 Batal Digelar

“Harapannya masyarakat bersama Pemerintah Kota Denpasar akan bahu membahu bersinergi untuk sesegera mungkin memulihkan seluruh sektor yang selama ini terdampak oleh pandemi covid-19,” katanya. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.