Lalai Bakar Sampah, 20 Are Lahan-Hutan Bambu di Tembuku Ludes Terbakar

PETUGAS Damkar Kabupaten Bangli memadamkan api yang meludeskan lahan perkebunan dan kawasan hutan bambu milik IB Putu Patra di Banjar Dinas Sama Geria, Desa Jehem, Kecamatan Tembuku pada Minggu (30/8/2026) siang. Foto: ist
PETUGAS Damkar Kabupaten Bangli memadamkan api yang meludeskan lahan perkebunan dan kawasan hutan bambu milik IB Putu Patra di Banjar Dinas Sama Geria, Desa Jehem, Kecamatan Tembuku pada Minggu (30/8/2026) siang. Foto: ist

POSMERDEKA.COM, BANGLI – Kelalaian saat membakar sampah kembali memicu kebakaran lahan di Kabupaten Bangli. Lahan perkebunan dan kawasan hutan bambu milik IB Putu Patra di Banjar Dinas Sama Geria, Desa Jehem, Kecamatan Tembuku, ludes terbakar pada Minggu (30/8/2026) siang. Peristiwa tersebut pertama kali dilaporkan sekitar pukul 12.24 Wita oleh Kelian Dinas Sama Geria, IB Nyoman Sudarma (53). Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bangli tiba di lokasi sekitar pukul 12.43 Wita dan langsung melakukan penanganan.

Kabid Damkar dan Penyelamatan BPBD dan Damkar Kabupaten Bangli, Cokorda Lanang Mahendra, mengonfirmasi sebanyak 10 personel dikerahkan ke lokasi. Penanganan diperkuat dua unit armada brush water (BW) yang dipimpin langsung olehnya. “Personel melakukan pemadaman sekaligus pendinginan,” ujar Mahendra, Minggu (30/8/2026).

Read More

Luas lahan perkebunan dan hutan bambu yang hangus diperkirakan mencapai 20 are. Petugas memastikan tidak ada korban jiwa maupun tempat tinggal warga yang terdampak dalam insiden ini.

Proses penanganan berlangsung sekitar 62 menit hingga api berhasil dikendalikan penuh. Seluruh rangkaian pemadaman dan pendinginan selesai sekitar pukul 13.45 Wita dengan dukungan penuh warga setempat.

Laporan awal Damkar mengidentifikasi dugaan sumber api berasal dari kelalaian aktivitas membakar sampah. Kondisi lahan yang kering membuat kobaran api menyebar sangat cepat ke area vegetasi sekitarnya. Mahendra mengimbau masyarakat tidak sembarangan membakar sampah, terutama saat kondisi lingkungan kering. “Api kecil berpotensi dengan cepat membesar dan merambat ke lahan serta kawasan hutan di sekelilingnya,” ucapnya memperingatkan. gia

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.