KARANGASEM – Dua tahun Bupati I Gede Dana dan Wakil Bupati I Wayan Artha memimpin Karangasem sejak dilantik pada 26 Februari 2021 lalu, berbagai perubahan dilakukan untuk memajukan Karangasem dengan visi-misi Nangun Sat Kerthi Loka Bali di Karangasem dengan Pola Pembangunan Semesta Berencana Mewujudkan Karangasem Era Baru yang Pradnyan, Kertha Santhi dan Nadhi (Pakerthi Nadi).
Reformasi birokrasi yang dilaksanakan di awal pemerintahan adalah dengan membenahi lingkup pemerintahan untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan bersih dan akuntabel, terutama dari sisi pelayanan terhadap masyarakat. Reformasi birokrasi dan pembenahan manajemen kepegawaian berhasil membawa Kabupaten Karangasem meraih penghargaan BKN Award 2022. Penghargaan oleh pemerintah pusat atas penatalaksanaan serta implementasi manajemen kepegawaian dan sesuai prosedur standar.
Tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel pula yang mengantarkan Pemkab Karangasem meraih penghargaan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK. Dalam tata kelola pemerintahan, pengelolaan keuangan dan aset daerah, Bupati Dana senantiasa menekankan prinsip kehati-hatian dan selalu mematuhi peraturan perundang-undangan. Muaranya untuk memunculkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi publik.
Inovasi juga diluncurkan, antara lain Program Jana Kerthi yakni pengurusan administrasi kependudukan tuntas di desa. Yang dilayani adalah akta kelahiran, akta perkawinan, akta perceraian, kartu keluarga, surat pindah, KTP dan Kartu Identitas Anak (KIA). Ada juga Program Atma Kerthi, yakni memberi penghargaan kepada warga yang mengurus akta kematian keluarganya. Sampai kini tercatat sebanyak 384 warga yang mengakses program dengan penghargaan uang tunai Rp2 juta itu, dengan 247 permohonan di antaranya telah cair. Program ini berdampak langsung terhadap kemajuan pemutakhiran data administrasi kependudukan
Inovasi selanjutnya adalah Beladana, begitu lahir langsung dapatkan akta yaitu layanan akta kelahiran bekerja sama dengan RSUD Karangasem, Balimed dan Klinik Penta Medika. Inovasi Sidana (Siap Datang Melayani Anda) yakni layanan langsung ke rumah untuk membantu pengurusan administrasi kependudukan bagi penyandang disabilitas, lansia, ODGJ dan masyarakat miskin yang belum memiliki KTP.
Program inovasi Bhisma Dana, pelayanan administrasi kependudukan ke desa dengan mobil keliling; serta Inovasi Prakerthi Yowana, program pelayanan perekaman KTP elektronik untuk siswa berumur 17 tahun yang menyasar siswa SMA di sekolah mereka.
Pada 24 September 2022 lalu, Bupati Dana juga meluncurkan pelayanan rekam cetak KTP dan KIA di kecamatan. Artinya, pelayanan administrasi kependudukan tidak hanya dilaksanakan di Kabupaten atau di Mal Pelayanan Publik (MPP), tapi bisa di masing-masing kecamatan untuk mendekatkan pelayanan ke masyarakat.
“Masyarakat dapat menghemat biaya transportasi dan waktu yang digunakan untuk datang ke Mal Pelayanan Publik, cukup datang ke kantor camat. Inovasi ini bertujuan memberi pelayanan terbaik kepada masyarakat,” terang Dana.
Kegunaan Kartu Identitas Anak (KIA), sebutnya, perlu diketahui para orangtua, karena KIA menjadi identitas resmi bagi anak-anak yang belum dapat KTP. KIA juga bermanfaat untuk syarat mendaftar sekolah, mengurus perbankan ketika anak ingin memiliki tabungan sendiri, syarat mendaftar BPJS, dan mengurus klaim asuransi.
Lima Bidang Pembangunan Prioritas
Sejak awal memimpin, Dana bergerak cepat melaksanakan lima bidang pembangunan prioritas. Bidang kesatu yakni pangan, sandang dan papan, Pemkab Karangasem mengembangkan infrastruktur pertanian dan sarana prasarana pendukungnya. Dalam dua tahun terakhir dialokasikan dana bantuan empat unit Jalan Usaha Tani. Untuk peningkatan produksi hasil pertanian, Dana menyerahkan bantuan 31 unit traktor senilai Rp682 juta kepada kelompok tani atau subak. Termasuk 8 unit cultivator senilai Rp112,5 juta, dan dua unit rice transplanter senilai Rp135,5 juta.
Untuk penjualan hasil pertanian dan kerajinan UMKM, Dana meluncurkan pemasaran digital dengan aplikasi Pekenan pada 28 Oktober 2021. Sebanyak 203 pelaku usaha menggunakan aplikasi ini.
Di bidang papan, Dana menggandeng BUMN dengan CSR diarahkan ke program bedah dan rehab rumah warga kurang mampu. Tahun 2021 pemerintah menyerahkan 177 unit bantuan bedah rumah, tahun 2022 sebanyak 196 unit.
Dana juga membangun puskesmas rawat inap yang berstandar ISO dengan model dan standar sama prasarana dan tenaga medis di semua kecamatan. Program mobil Antar-Jemput Pasien (AJP) saat ini tersebar di delapan rayon kecamatan, dengan 78 tenaga antar-jemput pasien, dan 8 sopir jenazah, 18 armada AJP, dan 4 mobil ambulans jenazah.
Saat ini 96 persen penduduk Karangasem menjadi peserta JKN KIS dengan Universal Health Coverage (UHC). Pemkab Karangasem mengupayakan RS Pratama Kubu menjadi RS kelas III, dan tahun 2023 ini Bupati Dana menyiapkan pembangunan RSU tipe D di Desa Nongan, Kecamatan Rendang.
Di bidang pendidikan, Dana menekankan program sekolah penggerak dan guru penggerak sebagai upaya mewujudkan visi pendidikan Indonesia maju berdaulat, mandiri dan berkepribadian. Kemudian pembangunan tribun Stadion Amlapura dengan anggaran Rp14,4 miliar untuk menguatkan SDM dalam bidang olahraga.
Tahun 2022, Dinas Pendidikan mendapat anggaran untuk rehabilitasi 24 bangun SD, 3 bangunan SMP, 2 PAUD, dan satu rehab gedung pendidikan nonformal. Mulai tahun 2023, Politeknik Negeri Bali Kampus Karangasem mulai menerima mahasiswa baru dengan dua program studi, yakni Prodi Perhotelan dan Pariwisata, serta Prodi Manajemen Bisnis.
Di bidang adat, tradisi, seni dan budaya, Pemkab Karangasem memfasilitasi pemberian dana BKK senilai Rp50 juta untuk desa adat, Rp25 juta untuk banjar adat, dan Rp10 juta untuk subak dan subak abian. “Total anggaran bantuan desa adat, banjar adat, dan subak itu Rp17,7 miliar,” jelasnya.
Di bidang pariwisata, Pemkab mengembangkan destinasi wisata, produk dan industri wisata, promosi dan pemasaran pariwisata. Berikutnya, Bupati Dana bersama dinas terkait merumuskan anggaran perbaikan dan peningkatan infrastruktur, terutama jalan dan jembatan, guna memperlancar mobilitas masyarakat.
Tahun 2022, dilaksanakan pembangunan dan peningkatan ruas jalan sepanjang 12,018 kilometer dengan anggaran Rp16,471 miliar. Dua paket jembatan dibangun senilai Rp6 miliar, pemeliharaan rutin 4 paket senilai Rp2 miliar, serta pemeliharaan berkala jalan sepanjang 2,51 kilometer senilai Rp4 miliar. Rekonstruksi jalan total sepanjang 37,777 kilometer senilai Rp53,2 miliar.
Untuk air minum, ada 5 paket kegiatan dari anggaran DAK, dan satu paket dari dana BKK dengan total pembiayaan Rp 6,7 miliar untuk pemeliharaan dan pembangunan jaringan irigasi sepanjang 1.300 meter.Juga rehabilitasi tiga bendungan. Ada pula optimalisasi jaringan pipa Telaga Waja di wilayah Desa Tianyar, Kecamatan Kubu agar air Telaga Waja bisa mengalir sampai ke Desa Tianyar.
“Setelah penantian masyarakat sekian tahun, kami akhirnya bisa mengalirkan air Telaga Waja sampai ke Desa Tianyar, Kubu. Semoga ini menjadi awal yang baik, untuk selanjutnya bisa mengalirkan air ke daerah-daerah yang mengalami kesulitan air bersih. Target kami semoga 2024 masalah air bersih bisa tuntas,” janji Bupati asal Desa Datah, Kecamatan Abang tersebut.
Di bidang permukiman, Pemkab Karangasem tahun 2022 melaksanakan bedah rumah. Dari rencana 200 unit, yang terealisasi sebanyak 196 unit, sisanya belum bisa terealisasi karena ada kendala. nad
























