POSMERDEKA.COM, TABANAN – Dua pejabat Pemkab Tabanan ‘adu jotos’ dalam Singasana Boxing HUT ke-532 Kota Singasana, di Lapangan Alit Saputra, Tabanan, Sabtu (15/11/2025) malam. Mereka adalah Kepala BPBD Tabanan I Nyoman Srinadha Giri dan Kepala Dinas Kebudayaan Tabanan I Made Subagia.
Pertandingan eksibisi tinju yang juga menampilkan pertarungan bintang tamu Dek Bantug lawan Kabyah itu, juga disaksikan Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya bersama Wabup I Made Dirga, Sekda I Gede Susila, dan seluruh pejabat perangkat daerah di lingkungan Pemkab Tabanan, serta masyarakat yang ikut memadati area pertandingan.
Acara ini merupakan bagian dari upaya Pemkab Tabanan memberikan hiburan sehat kepada masyarakat, sekaligus mendorong semangat sportivitas dan jiwa kompetitif yang positif, khususnya bagi generasi muda. “Singasana Boxing dirancang tidak hanya sebagai tontonan, tetapi juga sebagai ajang untuk memperkuat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat, melalui kegiatan yang bersifat edukatif dan rekreatif,” ujar Sanjaya.
Untuk itu dia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut dalam rangka memeriahkan HUT ke-532 Kota Singasana, sekaligus momentum penting untuk meneguhkan komitmen bersama dalam membangun Tabanan. Dikatakan bahwa Singasana Boxing jadi simbol bahwa berbagai elemen masyarakat dapat bersatu melalui kegiatan olahraga.
Sanjaya juga mengapresiasi keberanian dua pejabat daerah yang tampil sebagai petarung eksibisi, meski kesehariannya bertugas di bidang pemerintahan. “Meskipun jabatan mereka jauh dari ring tinju, malam ini mereka telah menunjukkan keberaniannya, demi memberikan hiburan terbaik bagi masyarakat. Ini adalah simbol bahwa dalam olahraga, semua bisa bersatu, dan semangat juang harus dimiliki di segala bidang,” tegasnya.
Bupati Tabanan berharap agar momentum ini dapat mempererat sinergi antara pemerintah, masyarakat, komunitas olahraga, dan generasi muda. Menurutnya kehadiran kegiatan hiburan yang sehat dan berkualitas akan jadi bagian penting dalam membangun masyarakat yang kuat dan harmonis. gap























