DPRD NTB Pangkas Anggaran Rp6,5 M untuk Tangani Covid-19

  • Whatsapp
SUASANA rapat DPRD NTB yang tetap mengedepankan phsyical distancing. Foto: rul
SUASANA rapat DPRD NTB yang tetap mengedepankan phsyical distancing. Foto: rul

MATARAM – Anggaran kegiatan DPRD NTB sebesar Rp 6,5 miliar dipangkas. Anggaran diambil dari belanja modal berupa renovasi ruang pimpinan DPRD, kunjungan kerja (kunker) dan perbaikan pagar gedung DPRD NTB dialihkan untuk penanganan coronavirus disease atau Covid-19.

Kebijakan pergeseran anggaran itu diputuskan dalam rapat pimpinan DPRD NTB beberapa hari lalu. Rapat diikuti pimpinan DPRD, seluruh pimpinan komisi, dan pimpinan fraksi yang tergabung dalam Satgas Covid-19 DPRD NTB.

Wakil Ketua DPRD NTB H Mori Hanafi mengatakan, pihaknya ikut berperan dalam penanganan Covid-19. Pihaknya melakukan penyisiran anggaran yang bisa dialihkan untuk penanganan virus yang sudah menelan 635 korban meninggal dunia di Indonesia saat ini.

Baca juga :  Presiden Jokowi Harapkan Stadion Manahan jadi Tuan Rumah Piala Dunia U20

“Anggaran yang digeser dari proyek renovasi ruang pimpinan DPRD, kunjungan kerja (kunker) dan perbaikan pagar gedung DPRD NTB. Kita dapat anggaran di angka Rp 6,5 miliar. Plus minusnya nanti riilnya akan kita sesuaikan lebih lanjut,” ujarnya, Kamis (23/4/2020).

Mori menegaskan, kebijakan pengalihan anggaran sebagai bentuk partisipasi anggota DPRD NTB dalam mencegah penyebaran virus Corona. Menurutnya, sebagai wakil rakyat merasa bertanggung jawab dengan semakin meluasnya penularan virus mematikan tersebut. “Kita punya kewajiban untuk penanganan wabah Covid-19 ini. Makanya, kita sisir anggaran yang bisa digunakan dulu untuk kegiatan penanganan korona,” jelas  Anggota Dewan Penasehat DPD Gerindra NTB itu.

Mori juga menilai, Pemprov NTB mengalami keterbatasan anggaran dalam penanganan Covid-19. Sebagai mitra kerja eksekutif, menurutnya, DPRD memiliki kewajiban untuk turut membantu. “Insya Allah, dana yang kita sisir itu akan kita pergunakan untuk membeli paket sembako sebanyak 65 ribu paket dengan  pola by name by addres. Teknisnya, setia paket itu akan setara dengan Rp100 ribu yang akan dibagi saat kegiatan reses awal Mei mendatang,” jelasnya.

Baca juga :  Hadang Penyebaran Corona, Ini yang Dilakukan Satgas Covid-19 Desa/Lurah di Denpasar

Selain kegiatan anggota DPRD, pihaknya juga menyisir anggaran kegiatan di Sekretariat DPRD yang dirasa tidak darurat. “Jadi, anggaran itu juga akan dipakai untuk membeli paket sembako. Kan bagus juga di masyarakat. Yakni, Pak Sekwan membagikan paket sembako atas nama lembaga DPRD NTB dalam masa pandemi Covid-19 ini,” tandas Mori Hanafi. 031

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.