Disel Tutup Wacana KRBB Usung Paket “Selatan-Utara”

  • Whatsapp
WAYAN Disel Astawa (kanan) berbincang dengan bakal calon Bupati Badung, IGN Agung Diatmika (kiri) saat pertemuan KRBB di DPD Partai Golkar Badung, Kamis (30/7/2020). Foto: gus hendra
WAYAN Disel Astawa (kanan) berbincang dengan bakal calon Bupati Badung, IGN Agung Diatmika (kiri) saat pertemuan KRBB di DPD Partai Golkar Badung, Kamis (30/7/2020). Foto: gus hendra

MANGUPURA – Ketua DPC Partai Gerindra Badung, Wayan Disel Astawa, senyum-senyum disinggung tentang wacana komposisi paket “selatan-utara” untuk Pilkada Badung, usai pertemuan petinggi Koalisi Rakyat Badung Bangkit (KRBB) di DPD Partai Golkar Badung, Kamis (30/7/2020).

“Sementara sudah selesai itu. Kita belajar untuk memenuhi komitmen dan menyelesaikan komitmen dalam perjalanan pilkada ini,” cetusnya dengan nada kalem, berbeda ketika dengan dia mengutarakan gagasan nyeleneh itu.

Untuk diketahui, pada Pilkada Badung 2020 ini KRBB mengusung paket IGN Agung Diatmika-Wayan Muntra sebagai penantang petahana Giri Prasta-Suiasa. Paket Diatmika-Muntra merepresentasikan posisi Badung Utara-Badung Selatan.

Minggu (26/7/2020), Disel sempat melansir gagasan agar komposisi paketnya dibalik menjadi selatan-utara, dengan argumen Badung Selatan banyak menyumbang untuk kekayaan Badung. Memberikan figur selatan posisi nomor 1 dinilai sebagai bentuk penghormatan atas kerja keras dan sumbangsih warga di selatan.

Baca juga :  Percepat Penanganan Pandemi Covid-19, Ini yang Dilakukan Undiksha

Seolah ingin menghapus kontroversi yang pernah dia letupkan, Disel menegaskan keseriusan KRBB mengarungi pilkada. Di tengah kondisi pandemi ini, dia menganalogikan Diatmika sebagai air bening yang netral dan menyegarkan. Sementara Muntra ibarat air jeruk untuk memberi vitamin C untuk tubuh.

“Dalam kondisi pandemi Covid-19 ini, masyarakat perlu imun supaya tubuh kuat. Nah, mereka berdua ini sebagai imun untuk masyarakat Badung,” urai anggota Komisi 4 DPRD Bali tersebut.

Membincang soal logistik dalam pertempuran nanti, dia mendaku akan dibagi bersama antara partai pengusung bersama kandidat. Disel juga berkata keputusan KRBB memilih Diatmika-Muntra tidak ada mahar politik, dan dia pribadi menegaskan tidak mau ada politik transaksional seperti itu. “Kami kerja gotong royong untuk kebutuhan logistik. Ini sebagai pengamalan ajaran Bung Karno, founding father kita, bahwa kita harus bergotong royong dalam bekerja,” tandasnya.

Baca juga :  Alami Kesulitan Finansial, Kemendikbud Kaji Skema Bantuan untuk Sekolah Swasta

Menurut Ketua KRBB, AA Bagus Tri Candra Arka, wacana selatan-utara itu sudah tutup buku. “Paket ini sudah selesai lho ya, tidak ada pertanyaan soal itu lagi. Ini ada-ada aja ditanya,” celetuknya sambil geleng-geleng kepala. hen

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.