MATARAM – Ketua DPD PDIP NTB, Rachmat Hidayat, kembali memainkan langkah politik berbau akomodatif. Anggota Komisi VIII DPR RI itu mendukung Rannya Agustyra Kristiono mencalonkan diri sebagai anggota DPD RI dari Daerah Pemilihan NTB.
Yang menarik, Rannya adalah putri Bambang Kristiono (HBK), politisi Partai Gerindra NTB. “Rannya akan menjadi masa depan NTB di DPD RI, mewakili milenial NTB berkiprah di kancah perpolitikan nasional,” kata Rachmat, Sabtu (15/1/2022).
Rannya saat ini masih menempuh pendidikan di Brunell University, London, Inggris dan segera akan menuntaskan pendidikannya tahun 2022. Putri semata wayang HBK ini mulai memberi perhatian publik Bumi Gora, setelah berkiprah menjabat sebagai Public Relation Lombok Football Club, salah satu klub sepakbola profesional di NTB.
Pada Sabtu (15/1/2022) siang, Rachmat dan HBK berada satu panggung dalam acara aksi sosial donor darah oleh Perhimpunan Indonesia Tionghoa (Inti) NTB di Lombok Epicentrum Mall.
Sedikitnya 800 warga hadir mendonorkan darahnya di sana. Sebagian besar adalah para kader dan simpatisan PDIP di Lombok. Rannya kemudian didaulat ke atas panggung, dan mendapat aplaus meriah dari khalayak yang hadir dalam dono darah itu.
Rachmat mengatakan, NTB butuh figur muda dengan gagasan-gagasan brilian untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat melalui DPD RI. Dia menilai Rannya memiliki kapasitas lebih dari pantas untuk mendapat amanah itu.
Rannya dipandang akan membawa energi baru yang sangat positif, sehingga layak mendapat dukungan dari publik NTB. Jangan lupa, sepanjang sejarah bangsa Indonesia, pemuda adalah agen perubahan. Ananda Rannya adalah perwujudan agen perubahan tersebut bagi NTB,” puji Rachmat.
Dia memastikan dukungan untuk maju memperebutkan satu dari empat kursi anggota DPD dari NTB itu bukan basa-basi belaka. Dukungan itu dijanjikan disertai tindakan. Rachmat mengklaim menyiapkan instruksi kepada kader dan simpatisan PDIP untuk bahu-membahu mendukung Rannya pada Pemilu 2024 mendatang.
Terhadap dukungan Rachmat itu, HBK melayangkan apresiasi luar biasa. HBK menyanjung dukungan Rachmat tersebut tak ubahnya kejutan yang sangat menyenangkan. Terlebih dukungan tersebut diumumkan pula kepada publik.
“Terima kasih kami kepada Kak Tuan Rachmat. Dukungan ini adalah berkah dan sekaligus penyemangat bagi untuk kami, terlebih lagi untuk Rannya,” balas HBK dengan takzim.
HBK dan Rachmat memang dikenal memiliki hubungan sangat dekat. Sejak awal kedatangannya di Pulau Lombok, HBK dan keluarga sering bersilaturahmi ke kediaman keluarga Rahmat.
Dua tokoh politik di NTB ini ibarat guru dari banyak politisi NTB yang eksis saat ini. Berbeda partai bukan halangan bagi keduanya bekerja bersama memperjuangkan kepentingan NTB di kancah nasional.
“Dalam membangun silaturahmi dan kekeluargaan, kita tidak harus satu warna. Semua tokoh NTB adalah para ksatria, yang dalam hatinya selalu bergelora semangat pengabdian untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat NTB. Kita hanya berbeda kendaraan, tapi sama dalam tujuan, yaitu kemajuan dan kesejahteraan masyarakat NTB,” pungkas HBK. rul























