Desak Made Rita Peringkat Satu Dunia Panjat Tebing Nomor Speed, Kadek Asih Peringkat ke-23

ATLET panjat tebing putri Indonesia Desak Made Rita Kusuma Dewi (tengah), diapit atlet tuan rumah Natalia Kalucka dan Emma Hunt (Amerika Serikat), saat upacara pengalungan medali nomor speed individu putri dalam World Climbing Series Krakow 2026 di Polandia, Sabtu (4/7/2026)/ foto: ist

POSMERDEKA.COM, DENPASAR – Setelah tampil sebagai uara sekaligus merebut medali emas pada Word Climbing Series Krakow 2026 di Krakow, Polandia (3-5 Juli 2026., atlet panjat tebing putri nomor Speed Indonesia, Desak Made Rita Kusuma Dewi, menempati peringkat satu dunia dalam daftar speed Federasi Panjat Tebing Internasional (IFSC).

Menurut Pelatih Timnas Panjat Tebing Disiplin Speed Indonesia Galar Pandu Asmoro, pencapaian peringkat sangat penting bagi atlet guna meningkatkan kepercayaan diri untuk menghadapi turnamen-turnamen berikutnya. “Peringkat ini penting bagi atlet agar semakin percaya diri menghadapi Asian Games 2026,” kata Galar, di Jakarta, Selasa (7/7/2026).

Read More

Medali emas nomor individu yang diperoleh Desak di Krakow, Polandia, telah mengantarkannya menjadi pemanjat nomor satu, berkat akumulasi poin dari berbagai seri World Climbing yang sudah diikuti.

Berdasarkan data IFSC, posisinya semakin kokoh dengan tambahan poin dari nomor speed estafet putri (women relay), ketika dia meraih perunggu. Pemanjat asal Bali itu berhasil mengumpulkan total 3.670 poin guna berada di puncak. “Pencapaian itu juga menunjukkan bahwa Indonesia masih kompetitif di disiplin speed,” tambah Galar, seperti dilansir posmerdeka.com dari antaranews.

Untuk posisi kedua ditempat Aleksandra Miroslaw dari Polandia dengan total 3.610 poin. Sedangkan peringkat ketiga diraih rekan senegaranya yakni Natalia Kalucka dengan 3.495 poin alias selisih 60 poin.

Kemudian di posisi keempat, Yafei Zhou dari China mengemas 3.422 poin. Posisi kelima dan keenam masing-masing ditempati Jimin Jeong asal Korea Selatan dengan 3.286 poin, serta Emma Hunt (Amerika Serikat) yang membukukan 3.203 poin.

Dalam daftar peringkat, atlet speed putri Indonesia lainnya, Rajiah Salsabillah berhasil mengumpulkan 1.903 poin guna berada di posisi ke-15, sedangkan Kadek Adi Asih di peringkat ke-23 dengan 982 poin.

Sementara untuk speed putra Indonesia, Raharjati Nursamsa berada di peringkat ketujuh dunia dengan 2.750 poin. Anstasyafi Robby Al Hilmi menyusul di peringkat ke-16 lewat 1.545 poin.

Lalu Veddriq Leonardo di peringkat ke-22 (1.172 poin), Kiromal Katibin ke-24 (1.119 poin), Aditya Tri Syahria di posisi ke-26 (985 poin), dan terakhir Alfian Muhammad Fajri di peringkat ke-53 (193 poin).

Berdasarkan regulasi IFSC, setiap keikutsertaan di Series World Climbing, akan menentukan perolehan poin bagi atlet, sehingga perubahan peringkat akan berlangsung dinamis atau bisa berubah sewaktu-waktu. yes

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.