Deklarasi Pemilu Damai Jadi Pendingin Pemilu 2024, Kasad Garansi Komitmen Netralitas TNI AD

PESERTA Deklarasi Pemilu Damai foto bersama usai penandatanganan Deklarasi Damai setelah apel gelar pasukan pengamanan Pemilu 2024 di Lapangan Renon, Rabu (8/11/2023). Foto: ist
PESERTA Deklarasi Pemilu Damai foto bersama usai penandatanganan Deklarasi Damai setelah apel gelar pasukan pengamanan Pemilu 2024 di Lapangan Renon, Rabu (8/11/2023). Foto: ist

POSMERDEKA.COM, DENPASAR – Deklarasi Pemilu Damai oleh perwakilan partai politik peserta Pemilu 2024 dan seluruh stakeholder dalam apel gelar pasukan untuk kesiapan pengamanan Pemilu dilaksanakan di Lapangan Puputan Niti Mandala Renon, Denpasar, Rabu (8/11/2023). Anggota Bawaslu Bali, Ketut Ariyani, didaulat untuk membacakan Deklarasi Pemilu Damai.

Dalam Deklarasi tercantum, satu, peserta Pemilu menjaga keutuhan NKRI berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. Dua, mewujudkan Pemilu yang langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil. Tiga, melaksanakan seluruh tahapan Pemilu 2024 secara demokratis dalam suasana kondusif dan penuh persaudaraan. “Empat, patuh dan taat kepada seluruh ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku selama proses penyelenggaraan tahapan Pemilu 2024,” seru Ariyani yang diikuti seluruh peserta apel.

Read More

Apel gelar pasukan dikomando Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Harfendi, dilaksanakan secara virtual dan terpusat di Lapangan Silang Monas, Jakarta, dengan dipimpin Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Agus Subiyanto. Apel gelar pasukan diikuti jajaran kodam seluruh Indonesia.

Dalam amanatnya, Kasad menyampaikan pelaksanaan tugas pokok TNI AD tidak terlepas dari dinamika perkembangan lingkungan strategis. Karena itu, apel gelar pasukan ini memiliki makna sangat penting untuk mengukur kesiapsiagaan satuan TNI AD dalam mengawal pesta demokrasi tahun 2024. “Pada kesempatan baik ini pula, kita berkomitmen bersama menyatukan tekad melalui Deklarasi Pemilu Damai guna mewujudkan demokrasi yang bermartabat. Saya memastikan TNI AD menjunjung tinggi komitmen netralitas dalam menghadapi tahun politik 2024,” tegas Kasad.

Dalam laporan dan sambutannya, Pangdam IX/Udayana menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta apel dan undangan yang hadir. Melalui acara Deklarasi Pemilu Damai ini, dia berharap seluruh komponen masyarakat, terutama di Bali, siap melaksanakan Pemilu 2024 yang damai dan sejuk untuk mewujudkan demokrasi yang bermartabat.

“Saya mengimbau seluruh komponen masyarakat Bali mematuhi dan tetap menaati segala bentuk peraturan dan ketentuan yang berlaku. Kodam IX/Udayana siap melaksanakan pengamanan Pemilu 2024 dengan bersinergi bersama kepolisian dan pemda, serta instansi terkait lainnya,” jamin Pangdam.

Kabidhumas Polda Bali, Kombes Jansen Avitus Panjaitan, juga ikut mengajak masyarakat Bali tidak terprovokasi terhadap berita-berita yang berdasarkan keterangan sepihak tanpa adanya kebenaran dari berita tersebut. Pula ikut menyukseskan Pemilu 2024 dengan menciptakan situasi yang aman dan kondusif. “Kami minta agar setiap warga dapat melaporkan segala bentuk pelanggaran atau tindakan yang dapat mengganggu proses demokrasi,” ajaknya.

Selain pembacaan Deklarasi Pemilu Damai, apel juga diisi penandatanganan Deklarasi Damai oleh Pangdam IX/Udayana, Pj.. Gubernur Bali, Kapolda Bali, Kajati Bali, Ketua DPRD Bali, Kabinda, Kepala BNNP, Danrem 163/WSA, Danlanal Denpasar, Danlanud Ngurah Rai, Ketua FKUB Provinsi Bali, KPU, Bawaslu, Kapolresta Denpasar, para ketua parpol peserta Pemilu, serta undangan yang hadir. hen

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.