Dapat Kucuran Anggaran Rp600 Juta, Kementerian PUPR Bantu Bangli Bangun TPS 3R

  • Whatsapp
KEPALA Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bangli, Ida Ayu Gde Yudi Sutha. Foto: ist
KEPALA Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bangli, Ida Ayu Gde Yudi Sutha. Foto: ist

BANGLI – Pemkab Bangli tahun 2021 mendapat kucuran anggaran Rp600 juta dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk pembangunan TPS 3R di Desa Daup, Kintamani. Hal itu dikatakan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bangli, Ida Ayu Gde Yudi Sutha, Senin (9/8/2021).

Didampingi staf Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah B3 dan Peningkatan Kapasitas, I Wayan Suartika, dia menyebut tahun 2021 DLH baru bisa membangun satu TPS 3R di Desa Daup, Kintamani. Pembangunan tersebut memanfaatkan bantuan dana Kementerian PUPR. “Dari 18 proposal yang kami ajukan tahun ini, terdiri dari 17 desa dan satu kelurahan, baru di Desa Daup saja mendapat kucuran anggaran dari pusat,” ujarnya.

Bacaan Lainnya

Pengajuan proposal ke pusat itu, terangnya, kemudian dilanjutkan verifikasi oleh tim fasilitator di Pemprov Bali. Tim fasilitator ini yang menentukan, dan lalu menunjuk Desa Daup sebagai lokasi pembangunan TPS 3R dengan anggaran Rp600 juta. Saat ini kemajuan pembangunan di Daup itu, jelasnya, mencapai 98 persen.

Anggaran Rp600 juta yang ada, ulasnya, dimanfaatkan untuk pembangunan satu kantor, satu WC, anggaran pencacah, mesin pencacah, motor pengangkut serta kegiatan lainnya. TPS 3R di Desa Daup dibangun di atas lahan sekitar enam are, dan akan menjadi proyek percontohan pembangunan TPS 3R di Bangli.

Baca juga :  PUPR Karangasem Nihil Anggaran, Warga Tambal Jalan Secara Swadaya

Disinggung rencana pembangunan TPS 3R tahun 2022, dia berkata mengajukan proposal dari 13 desa ke pusat, dan kemungkinan tim monev akan turun melakukan verifikasi di lima desa. Selain itu, DLH pada tahun 2022 juga mengajukan TPS 3R Regional yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK), pun mengajukan pembangunan TPS 3R bersumber dari BKK dan Alokasi Dana Desa (ADD) dengan menggandeng Dinas PMD.

“Kami harap kembali mendapat kucuran anggaran, sehingga pembangunan TPS 3R kembali dilakukan. Dengan demikian penanganan sampah berbasis sumber bisa diwujudkan,” bebernya.

TPS 3R di Desa Daup, imbuhnya, akan menangani sampah organik maupun anorganik. Sampah organik akan diolah untuk pupuk organik, sedangkan sampah anorganik hasil pemilihan akan dikerjasamakan dengan bank sampah, karena di Bangli ada Bank Sampah Induk. Sejauh ini untuk residu masih akan dibuang ke TPA. “Untuk residu, sambil jalan kami akan cari pihak yang mampu mengolahnya,” ucapnya menandaskan. gia

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.